☰
✕

EODev perluas portofolio energi bersih lewat teknologi SOFC

JAKARTA (IndoTelko) - EODev dan Baudouin menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan pembangkit listrik terdistribusi berbasis solid oxide fuel cell (SOFC) yang menawarkan efisiensi tinggi dan emisi karbon lebih rendah. Solusi baru tersebut dijadwalkan diperkenalkan secara resmi pada September 2026, dengan pengiriman komersial perdana ditargetkan pada kuartal pertama 2027.

Kolaborasi antara perusahaan teknologi energi asal Prancis itu ditujukan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan pasokan listrik andal bagi pusat data, fasilitas industri, serta infrastruktur kritis yang menghadapi keterbatasan kapasitas jaringan dan lamanya proses penyambungan listrik.

Teknologi SOFC menghasilkan listrik melalui proses elektrokimia dengan memanfaatkan gas alam, gas terbarukan, maupun hidrogen. Dibandingkan pembangkit berbasis pembakaran, teknologi ini menawarkan efisiensi listrik lebih tinggi, emisi karbon yang lebih rendah, hampir tanpa polutan udara, serta mampu beroperasi secara senyap baik saat terhubung ke jaringan maupun secara mandiri.

Selain menghasilkan listrik, panas buangan dari sistem tersebut juga dapat dimanfaatkan kembali melalui skema combined heat and power (CHP), sehingga meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan.

Bagi EODev, teknologi SOFC melengkapi portofolio solusi energi bersih yang sebelumnya mencakup generator hidrogen dan sistem penyimpanan energi berbasis baterai. Solusi baru ini dirancang untuk menyediakan pasokan listrik dasar (baseload) secara berkelanjutan bagi pelanggan yang membutuhkan operasi tanpa henti.

Setiap unit SOFC memiliki kapasitas 600 kW dan dapat dikombinasikan hingga mencapai beberapa megawatt sesuai kebutuhan pengguna.

Chief Executive Officer EODev, Stéphane Jardin, mengatakan pelanggan tidak sekadar mencari teknologi baru, melainkan solusi kelistrikan yang andal, sesuai kebutuhan lokasi, sekaligus mampu membantu menurunkan emisi karbon.

Menurutnya, kerja sama dengan Baudouin memungkinkan EODev menghadirkan solusi pembangkit listrik beremisi rendah yang didukung kemampuan manufaktur dan layanan industri yang telah teruji.

Sementara itu, Chief Executive Officer Baudouin, Fabrizio Mozzi, menilai kemitraan tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan bisnis energi baru perusahaan.

Ia mengatakan penggabungan keahlian Baudouin di bidang pembangkit listrik dengan teknologi SOFC akan memperluas pilihan solusi energi bagi pelanggan tanpa mengabaikan aspek keandalan, kinerja, dan transisi energi jangka panjang.

Dalam kerja sama ini, EODev akan mengintegrasikan solusi SOFC Baudouin di seluruh Eropa, dengan hak distribusi eksklusif di Prancis dan Polandia, sekaligus membuka peluang ekspansi ke pasar internasional.

Saat ini, sistem tersebut masih menjalani tahap validasi melalui sejumlah proyek percontohan sebelum memasuki peluncuran komersial pada September 2026. Pengiriman pertama kepada pelanggan ditargetkan mulai berlangsung pada kuartal pertama 2027. (mas)