☰
✕

Drife dan UiPath dorong implementasi Agentic Automation di perusahaan Indonesia

JAKARTA (IndoTelko) - Drife, anak usaha IDstar Group, resmi meraih status UiPath Platinum Partner sekaligus UiPath Agentic Automation Fast Track Partner. Pengakuan ini memperkuat posisi perusahaan dalam membantu organisasi mengadopsi teknologi agentic automation untuk meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan transformasi proses bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI).

Pencapaian tersebut menandai peningkatan kapabilitas Drife dalam menghadirkan solusi otomatisasi end-to-end berbasis platform UiPath, yang mengintegrasikan AI, robot, manusia, dan sistem bisnis dalam satu ekosistem orkestrasi yang terhubung.

CEO IDstar Group, Ferdinand Prasetyo, mengatakan kebutuhan perusahaan terhadap otomatisasi kini tidak lagi terbatas pada pekerjaan berulang, tetapi telah berkembang menuju proses bisnis yang lebih kompleks dan membutuhkan pengambilan keputusan berbasis konteks.

“Semakin banyak organisasi membutuhkan automation yang mampu menghubungkan data, sistem, manusia, robot, dan AI agents ke dalam workflow yang lebih cerdas. Dengan dukungan ekosistem UiPath, kami memiliki kapabilitas yang lebih kuat untuk membantu perusahaan membangun automation yang scalable, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi operasional bisnis,” ujar Ferdinand.

Berdasarkan UiPath 2025 Agentic AI Report, sebanyak 90 persen eksekutif TI menilai proses bisnis di organisasinya dapat ditingkatkan melalui agentic AI, sementara 77 persen menyatakan siap berinvestasi pada teknologi tersebut sepanjang tahun ini.

Selain status Platinum Partner, Drife juga memperoleh pengakuan sebagai UiPath Agentic Automation Fast Track Partner. Predikat ini diberikan kepada mitra yang telah mendapatkan akses awal terhadap teknologi agentic automation, mengikuti pelatihan khusus, serta berkontribusi dalam pengembangan dan implementasi use case berbasis AI agent.

Agentic automation sendiri merupakan pendekatan baru yang menggabungkan AI, otomatisasi, dan orkestrasi proses bisnis. Teknologi ini memungkinkan AI agents membantu merencanakan, menjalankan, dan mengambil keputusan dalam workflow bisnis dengan tetap berada di bawah pengawasan manusia.

Melalui platform UiPath, perusahaan dapat mengintegrasikan AI agents, robot, manusia, dan berbagai model kecerdasan buatan untuk mengotomatisasi proses bisnis secara lebih menyeluruh, mulai dari tugas administratif hingga pengambilan keputusan yang lebih kompleks.

Ke depan, Drife dan IDstar Group akan fokus membantu perusahaan memperluas implementasi otomatisasi di berbagai fungsi bisnis, seperti keuangan dan akuntansi, pengolahan dokumen, operasional pelanggan, sumber daya manusia, kepatuhan, pelaporan, hingga workflow lintas sistem yang membutuhkan orkestrasi cerdas.

Regional Vice President and Managing Director Southeast Asia UiPath, Amit Khandelwal, menilai agentic automation akan menjadi salah satu pendorong utama transformasi bisnis dalam beberapa tahun mendatang.

“Agentic automation membuka peluang besar bagi organisasi untuk mentransformasi cara kerja mereka. Seiring perusahaan mulai mengintegrasikan AI agents, robot, dan manusia dalam proses bisnis end-to-end, peran mitra menjadi sangat penting untuk menerjemahkan teknologi tersebut menjadi hasil bisnis yang nyata,” ujar Amit.

Ia menambahkan, kolaborasi strategis dengan Drife akan membantu perusahaan di Indonesia mempercepat adopsi orkestrasi bisnis dan otomatisasi, sekaligus membuka peluang baru untuk meningkatkan efisiensi, kelincahan operasional, dan nilai bisnis jangka panjang. (mas)