TelkomGroup dan Komdigi siaga jaga jaringan jelang Lebaran

JAKARTA (IndoTelko) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) memperkuat koordinasi untuk menjaga keandalan layanan dan infrastruktur jaringan nasional menjelang Idulfitri 1447H. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Optimal 2026 di Jakarta.

Apel tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Komdigi Ismail dan dihadiri Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Direktur Utama Telkomsel Nugroho, serta jajaran direksi operating company (OpCo) TelkomGroup dan personel teknis dari Telkomsel, InfraNexia, dan TelkomAkses.

Dalam arahannya, Ismail menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, operator telekomunikasi, dan pemangku kepentingan untuk memastikan layanan komunikasi tetap aman, stabil, dan berkualitas selama Ramadan hingga Idulfitri.

TelkomGroup juga menggelar Kick-Off Posko TelkomGroup SIAGA RAFI 2026 di Command Center Telkom Integrated Operation Center (TIOC) Jakarta. Posko yang mengusung tema “Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati” ini beroperasi selama 24 jam pada 1330 Maret 2026 dengan dukungan 22 posko di seluruh Indonesia, lebih dari 480 petugas posko, serta sekitar 13.200 petugas lapangan.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan seluruh ekosistem TelkomGroup berkomitmen menghadirkan konektivitas yang mendukung aktivitas digital masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri agar momen silaturahmi dapat berlangsung lancar di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk memperkuat koordinasi operasional, TelkomGroup juga membentuk satuan tugas khusus yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem perusahaan. Koordinasi kesiapan infrastruktur jaringan diorkestrasi oleh InfraNexia yang berperan dalam pengelolaan infrastruktur konektivitas TelkomGroup.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menjelaskan kesiapan jaringan merupakan hasil sinergi lintas entitas dalam TelkomGroup guna memastikan layanan konektivitas tetap andal secara end-to-end. Berbagai langkah antisipatif telah dilakukan sejak awal, termasuk pengujian performa jaringan, penguatan infrastruktur, serta optimalisasi sistem monitoring berbasis digital.

Selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, TelkomGroup memproyeksikan trafik fixed broadband meningkat sekitar 9,2% hingga mencapai 30,3 Tbps. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, perusahaan menyiapkan kapasitas jaringan hingga 60,7 Tbps.

Sementara itu, trafik mobile broadband diperkirakan mencapai puncak payload nasional sekitar 70,85 PB atau meningkat sekitar 11,1% dibandingkan hari normal. Penguatan jaringan juga dilakukan melalui lebih dari 229 ribu BTS yang menjangkau sekitar 97% wilayah Indonesia.

Melalui langkah tersebut, TelkomGroup menargetkan layanan komunikasi, streaming, gaming, hingga berbagai aktivitas digital masyarakat tetap berjalan lancar selama periode Ramadan dan Idulfitri. (mas)