Danantara genap setahun, perkuat tata kelola investasi

JAKARTA (IndoTelko) - Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanannya dengan menggelar kegiatan refleksi bersama di Wisma Danantara, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, para menteri kabinet, serta jajaran pimpinan dan pegawai Danantara.

Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin tata kelola, serta orientasi jangka panjang dalam pengelolaan aset negara. Menurutnya, keberadaan Danantara diharapkan mampu memastikan pengelolaan investasi negara dilakukan secara profesional dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi nasional.

Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia kini memiliki lembaga pengelola investasi yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Meski demikian, ia menilai capaian selama satu tahun terakhir baru merupakan tahap awal sehingga penguatan tata kelola dan peningkatan kinerja tetap menjadi prioritas ke depan.

Peringatan satu tahun tersebut mengusung tema “Satu Danantara”, yang mencerminkan semangat sinergi seluruh badan usaha milik negara (BUMN) untuk bergerak bersama dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional serta menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan tahun pertama perjalanan lembaga difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan penguatan tata kelola investasi negara. Menurutnya, pengelolaan aset negara harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dilaksanakan secara serentak oleh BUMN sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan dan persiapan generasi muda.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk turut berpartisipasi dalam program tersebut melalui berbagai inisiatif sosial yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan. Dalam kegiatan ini, TelkomGroup menyalurkan 2.500 paket perlengkapan sekolah kepada siswa di wilayah Kalimantan Utara, mencakup Kota Tarakan, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Nunukan.

Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Dian Siswarini, menyatakan partisipasi perusahaan dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen TelkomGroup untuk menghadirkan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut juga melibatkan sejumlah entitas di lingkungan TelkomGroup, antara lain Telkomsel, InfraNexia, TelkomAkses, serta Telkom Property.

Dalam transformasi bisnisnya, Telkom juga terus memperkuat arah strategis perusahaan melalui strategi TLKM 30, yang berfokus pada penguatan tata kelola, penataan portofolio bisnis melalui streamlining, serta peningkatan penciptaan nilai jangka panjang.

Melalui momentum satu tahun ini, Danantara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, serta mendorong investasi strategis yang mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang bagi Indonesia. (mas)