Komdigi siapkan 45 hektare lahan untuk rumah rakyat

JAKARTA (IndoTelko) - Kementerian Komunikasi dan Digital mengusulkan pemanfaatan lahan negara seluas sekitar 45 hektare di Depok, Jawa Barat, untuk mendukung pembangunan sekitar 170 ribu unit rumah rakyat. Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sebagai bagian dari upaya memperluas akses hunian layak bagi masyarakat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menilai lahan milik negara yang selama ini belum dimanfaatkan tersebut memiliki potensi besar untuk mendukung program penyediaan perumahan bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan bahwa gagasan pemanfaatan lahan tersebut muncul setelah kementeriannya melakukan penataan aset dan menemukan sejumlah lahan negara yang masih berstatus tidak digunakan.

Menurut Meutya, aset negara yang bersifat idle dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik, termasuk mendukung program penyediaan hunian yang dicanangkan pemerintah. Ia menilai lokasi lahan di Depok tersebut cukup strategis untuk pengembangan kawasan permukiman.

Selain itu, kawasan tersebut diperkirakan mampu menampung hingga sekitar setengah juta pendudukapabila pembangunan hunian dapat direalisasikan secara optimal.

Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan menyebut langkah Komdigi sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program pembangunan rumah rakyat. Ia juga mengungkapkan bahwa tim dari kedua kementerian telah melakukan koordinasi serta peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kesiapan lahan.

Saat ini, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah masih membahas mekanisme pengalihan aset serta skema pembangunan yang akan digunakan agar proyek perumahan tersebut dapat segera direalisasikan. (mas)