Maxim ungkap tren mobilitas 2025 di 400 kota

JAKARTA (IndoTelko) Maxim Indonesia merilis laporan terbaru terkait tren mobilitas dan penggunaan layanan transportasi online sepanjang 2025. Data yang dihimpun dari lebih dari 400 kota di Indonesia tersebut memotret komposisi pelanggan berdasarkan kelompok usia serta distribusi aktivitas pemesanan di berbagai wilayah.

Hasilnya menunjukkan dominasi kelompok usia produktif dalam penggunaan layanan. Sebanyak 53% pelanggan Maxim berada pada rentang usia 2640 tahun, menjadikannya segmen terbesar secara nasional. Kelompok usia 1125 tahun menyumbang 31% pelanggan, sementara pengguna berusia 4160 tahun berkontribusi 16% dari total basis pengguna.

Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, menyatakan bahwa tingginya partisipasi usia produktif tidak terlepas dari kebutuhan mobilitas di kota-kota dengan aktivitas ekonomi yang padat. Meski demikian, ia menilai layanan transportasi online kini telah dimanfaatkan lintas generasi sebagai solusi perjalanan harian.

Dari sisi transaksi, pola yang sama juga terlihat. Pengguna berusia 2640 tahun mencatatkan 50% dari total pesanan nasional. Segmen 1125 tahun menyumbang 33,5%, sedangkan kelompok 4160 tahun berkontribusi 16,5% terhadap keseluruhan order sepanjang tahun.

Secara geografis, Jakarta menjadi wilayah dengan jumlah pengguna tertinggi di seluruh kategori usia. Pada kelompok 1125 tahun, Jakarta menyumbang 8% pengguna nasional, diikuti Palembang sebesar 4%. Untuk usia 2640 tahun, Jakarta kembali memimpin dengan kontribusi 10%, disusul Semarang sebesar 5%. Dominasi ibu kota juga terlihat pada segmen 4160 tahun dengan kontribusi 12%, sementara Semarang berada di posisi berikutnya dengan 6%.

Temuan ini memperlihatkan bahwa layanan transportasi online telah menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas kerja, pendidikan, hingga kebutuhan mobilitas harian masyarakat, khususnya di pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. Dengan cakupan ratusan kota, laporan ini merepresentasikan gambaran komprehensif mengenai dinamika penggunaan transportasi online di Indonesia sepanjang 2025. (mas)