JAKARTA (IndoTelko) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kolaborasi riset dengan COSMAX Indonesia melalui penandatanganan kerja sama bertajuk Nusantara Skin Microbiome Map, Senin (23/2). Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan industri kosmetik nasional berbasis sains dan data.
Program penelitian tersebut difokuskan pada pemetaan profil mikrobioma kulit perempuan Indonesia, mencakup kondisi kulit sehat maupun acne-prone. Studi akan melibatkan 410 partisipan yang tersebar di tiga kota besar di Pulau Jawa, yakni Yogyakarta, Jakarta, dan Surabaya.
Melalui pendekatan ilmiah yang komprehensif, riset ini ditargetkan menghasilkan library databasemikrobioma kulit yang representatif bagi populasi Indonesia. Basis data tersebut diharapkan menjadi referensi penting dalam pengembangan bahan baku kosmetik berbasis mikrobioma yang lebih presisi dan sesuai karakteristik kulit masyarakat Indonesia, khususnya untuk kategori kulit normal dan acne-prone.
Direktur Utama COSMAX Indonesia, Cheong Min-kyoung, menegaskan bahwa sinergi antara industri dan lembaga riset nasional menjadi fondasi utama dalam mendorong inovasi kosmetik berbasis kebutuhan nyata konsumen. Kolaborasi ini dinilai akan mempercepat lahirnya solusi kecantikan yang lebih terukur, efektif, dan relevan dengan kondisi kulit lokal.
Dari sisi BRIN, kemitraan ini dipandang sebagai momentum memperkuat transfer pengetahuan antara peneliti dan pelaku industri, sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam lanskap riset kosmetik global. Selain menghasilkan luaran ilmiah, proyek ini juga membuka peluang hilirisasi hasil penelitian yang dapat memberikan nilai tambah bagi industri kecantikan nasional.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen membangun kemitraan jangka panjang guna mendorong inovasi kosmetik berbasis sains, memperkuat ekosistem riset dalam negeri, serta meningkatkan daya saing industri kecantikan Indonesia di pasar global. (mas)