JAKARTA (IndoTelko) Lonjakan beban kerja kecerdasan artifisial (AI) dan komputasi performa tinggi mendorong kebutuhan solusi daya yang lebih efisien, ringkas, dan mudah diskalakan di pusat data. Menjawab kebutuhan tersebut, Microchip Technology meluncurkan modul daya terintegrasi MCPF1525 yang dirancang untuk meningkatkan kepadatan daya sekaligus menekan kompleksitas desain sistem server modern.
Produk terbaru ini diposisikan untuk mendukung segmen data center dan aplikasi AI yang menuntut konsumsi daya tinggi namun tetap hemat ruang. Dengan kemampuan menghasilkan arus hingga 25A per modul dan dapat di-stack hingga 200A, MCPF1525 memungkinkan operator pusat data meningkatkan kapasitas komputasi tanpa menambah jejak fisik rack.
Microchip menyebut pendekatan modul terintegrasi membantu pelanggan mengurangi komponen eksternal, menyederhanakan desain board, serta mempercepat time-to-market. Efisiensi tersebut dinilai krusial di tengah tekanan biaya infrastruktur dan kebutuhan ekspansi kapasitas AI yang terus meningkat.
MCPF1525 dilengkapi konverter buck Vin 16V, kontrol PMBus dan I2C yang dapat diprogram, serta dirancang untuk mendukung sakelar PCIe® generasi terbaru dan prosesor komputasi performa tinggi yang umum digunakan dalam server AI.
Dari sisi desain, modul ini menggunakan konstruksi vertikal dengan ukuran sekitar 6,8 mm x 7,65 mm x 3,82 mm. Pendekatan tersebut diklaim mampu mengurangi penggunaan area board hingga 40% dibandingkan solusi konvensional, sehingga memberi ruang lebih besar untuk komponen komputasi lain di server berform factor padat.
Untuk memastikan keandalan operasional, MCPF1525 dilengkapi fitur diagnostik melalui PMBus, termasuk perlindungan suhu berlebih, arus berlebih, dan tegangan berlebih. Perangkat ini juga mendukung rentang suhu kerja -40°C hingga +125°C serta dilengkapi EEPROM tertanam untuk konfigurasi daya otomatis saat booting.
Wakil Presiden Divisi Daya Analog dan Interface Microchip, Rudy Jaramillo, mengatakan modul ini menjadi bagian dari strategi perusahaan menghadirkan solusi sistem menyeluruh bagi pasar data center dan industri.
“Dengan memanfaatkan portofolio Microchip seperti Switchtec PCIe, FPGA, MPU, dan kontroler NVMe® Flashtec, modul daya MCPF1525 membantu pelanggan mencapai efisiensi sistem, keandalan, dan skalabilitas yang dibutuhkan untuk pusat data dan komputasi performa tinggi,” ujarnya.
Induktor terintegrasi dengan gangguan konduksi dan radiasi rendah juga diklaim meningkatkan integritas sinyal serta akurasi data, sehingga meminimalkan retransmisi yang dapat memboroskan daya dan waktu pemrosesan.
Microchip saat ini menawarkan lini modul daya DC-DC dengan rentang input 5,5V hingga 70V untuk berbagai kebutuhan industri dan komputasi. MCPF1525 dipasarkan dengan harga US$12 per unit untuk pembelian 1.000 unit, menyasar OEM server, integrator sistem, dan pengembang infrastruktur data center global.
Dengan meningkatnya investasi pada AI dan high-performance computing, Microchip menargetkan modul daya terintegrasi menjadi komponen kunci dalam meningkatkan efisiensi energi sekaligus total cost of ownership (TCO) pusat data generasi berikutnya.(wn)