Palo Alto Networks caplok Chronosphere

JAKARTA (IndoTelko) Palo Alto Networks resmi menuntaskan akuisisi Chronosphere sebagai bagian dari strategi bisnis untuk memperluas kapabilitas platform keamanan terpadu di era kecerdasan artifisial (AI) dan cloud-native. Langkah ini mempertegas arah perusahaan untuk menyatukan observabilitas dan keamanan dalam satu ekosistem, sekaligus merespons kebutuhan pelanggan enterprise yang menginginkan lebih sedikit vendor dengan solusi terintegrasi.

Di tengah adopsi AI yang semakin masif, perusahaan menghadapi lonjakan kompleksitas operasional serta volume data real-time yang terus meningkat. Tanpa visibilitas menyeluruh, risiko gangguan sistem, kebocoran data, hingga ancaman siber berpotensi berdampak langsung pada kinerja bisnis. Kondisi ini mendorong permintaan terhadap platform yang mampu memantau sekaligus mengamankan infrastruktur digital secara otomatis.

Palo Alto Networks melihat celah tersebut sebagai peluang strategis. Akuisisi Chronosphere diposisikan untuk memperkuat penawaran Cortex sebagai platform terpadu yang tidak hanya fokus pada proteksi, tetapi juga pengelolaan performa sistem dan data telemetry dalam skala besar.

Chronosphere sendiri dikenal sebagai penyedia observabilitas cloud-native yang dinobatkan sebagai pemimpin dalam Gartner Magic Quadrant 2025 untuk Platform Observabilitas. Teknologinya dirancang untuk memantau aplikasi modern, infrastruktur terdistribusi, hingga sistem berbasis AI—area yang kerap tidak optimal ditangani solusi generasi lama.

Melalui integrasi dengan Cortex AgentiX™, Palo Alto Networks berencana menghadirkan agen AI yang mampu mendeteksi anomali, mengidentifikasi potensi ancaman, hingga melakukan remediasi otomatis sebelum berdampak pada operasi bisnis maupun pengalaman pelanggan. Pendekatan ini mengarah pada model operasi keamanan yang lebih otonom dan proaktif.

Chairman dan CEO Palo Alto Networks, Nikesh Arora, mengatakan pelanggan kini menginginkan konsolidasi teknologi untuk menekan kompleksitas dan biaya.

“Perusahaan ingin lebih sedikit vendor, tetapi dengan platform yang lebih terintegrasi dan andal untuk kebutuhan mission-critical. Chronosphere mempercepat visi kami menjadi platform utama untuk mengamankan sekaligus mengoperasikan lingkungan cloud dan AI,” ujarnya.

Sementara itu, Martin Mao, Co-founder dan CEO Chronosphere yang kini menjabat SVP dan GM Observability di Palo Alto Networks, menilai penyatuan observabilitas, keamanan, dan AI akan memberikan kontrol yang lebih besar terhadap aset terpenting perusahaan, yaitu data.

Efisiensi Biaya

Dari sisi nilai bisnis, Palo Alto Networks menargetkan efisiensi operasional pelanggan melalui pengelolaan data telemetry