DPLK Avrist rilis SiPURNA, aplikasi pensiun digital untuk pekerja informal

JAKARTA (IndoTelko) - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist resmi meluncurkan SiPURNA by DPLK Avrist, aplikasi dana pensiun digital end-to-end yang dirancang untuk memberikan pengalaman perencanaan pensiun yang lebih personal, fleksibel, dan mudah diakses, khususnya bagi pekerja sektor informal.

Ketua Pengurus DPLK Avrist, Firmansyah, menyampaikan bahwa kehadiran SiPURNA merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan perencanaan pensiun yang inklusif dan relevan dengan perkembangan digital.

“SiPURNA menegaskan komitmen kami sebagai pelopor transformasi digital di industri dana pensiun nasional. Aplikasi ini kami hadirkan sebagai solusi perencanaan pensiun yang praktis dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Firmansyah dalam peluncuran SiPURNA di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa tingkat partisipasi dana pensiun di Indonesia masih tergolong rendah, terutama di kalangan pekerja informal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja nasional pada Agustus 2025 mencapai 154 juta orang, dengan sekitar 57,8% bekerja di sektor informal. Sementara itu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah peserta dana pensiun per Juli 2025 baru mencapai 29,1 juta orang atau sekitar 18,89% dari total angkatan kerja.

“Artinya, masih ada lebih dari 80% pekerja yang belum memiliki perlindungan pensiun. Melalui SiPURNA, kami ingin menjangkau kelompok ini, termasuk pelaku UMKM dan pekerja mandiri,” tegas Firmansyah.

Peluncuran SiPURNA juga didukung penuh oleh PT Avrist Assurance selaku pendiri DPLK Avrist, yang secara konsisten mendorong pengembangan dan digitalisasi layanan dana pensiun. Dukungan ini menjadi fondasi penting bagi DPLK Avrist dalam menghadirkan inovasi digital di sektor pensiun.

Dalam pengembangannya, DPLK Avrist menggandeng PT Andal Software Sejahtera untuk mengintegrasikan SiPURNA dengan sistem Andal Kharisma. Melalui modul Andal Payroll, perhitungan dan pengelolaan iuran DPLK dapat dilakukan secara digital dan terintegrasi, memberikan efisiensi lebih bagi mitra perusahaan.

Komitmen DPLK Avrist dalam memperluas inklusi dana pensiun tercermin dari kinerja perusahaan yang terus bertumbuh. Hingga Desember 2025, total aset kelolaan DPLK Avrist tercatat mencapai Rp1,32 triliun, tumbuh 9,24% secara tahunan, dengan jumlah peserta meningkat 12,3% menjadi 29.253 orang.

Perencana keuangan Nadia Harsya menilai literasi perencanaan pensiun masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, tanpa persiapan yang matang, banyak individu mengalami penurunan kualitas hidup setelah memasuki masa pensiun, di tengah meningkatnya kebutuhan biaya hidup dan kesehatan.

“Platform digital seperti SiPURNA dapat membantu masyarakat merencanakan pensiun sejak dini karena mudah diakses kapan saja dan di mana saja,” ujar Nadia.

Dari sisi fitur, SiPURNA by DPLK Avrist dirancang untuk mendukung perencanaan pensiun secara menyeluruh, mulai dari simulasi kebutuhan dana, pemantauan pertumbuhan saldo, hingga strategi pencapaian target masa pensiun. Dengan antarmuka yang intuitif dan ramah pengguna, aplikasi ini menyasar generasi produktif hingga calon pensiunan.

Saat ini, SiPURNA telah tersedia dan dapat diunduh secara gratis melalui perangkat iOS dan Android. Kehadiran aplikasi ini sekaligus memperkuat peran DPLK Avrist dalam mendorong transformasi digital industri dana pensiun serta mempercepat inklusi keuangan di Indonesia. (mas)