JAKARTA (IndoTelko) - Genspark, platform workspace berbasis kecerdasan buatan yang digunakan lebih dari satu miliar profesional di dunia, menjalin kemitraan strategis dengan Twilio (NYSE: TWLO) untuk meningkatkan kapabilitas agen AI miliknya, Call for Me, melalui pemanfaatan layanan Twilio Programmable Voice.
Kolaborasi ini memungkinkan agen AI Genspark melakukan panggilan suara secara global dengan konektivitas andal dan multibahasa. Melalui pendekatan ini, pengguna dapat mendelegasikan berbagai tugas berbasis panggilan telepon kepada AI, mulai dari kebutuhan personal hingga proses bisnis penting, tanpa terhambat kendala bahasa maupun waktu tunggu.
Call for Me dirancang sebagai agen AI yang mampu menangani seluruh proses komunikasi berbasis telepon. Agen ini dapat menghubungi individu maupun perusahaan, menjalankan percakapan dua arah, lalu menyajikan ringkasan hasil komunikasi secara terstruktur kepada pengguna.
Berbeda dengan solusi AI konvensional yang umumnya terbatas pada pembuatan teks, Genspark memposisikan AI sebagai entitas yang mampu mengambil tindakan langsung. Dengan dukungan Twilio Programmable Voice, agen Call for Me dapat menjalankan alur kerja kompleks seperti penjadwalan pertemuan, reservasi layanan, pengumpulan informasi, hingga penanganan pertanyaan pelanggan lintas negara.
“Masih banyak aktivitas kerja yang bergantung pada panggilan telepon. Komunikasi seharusnya tidak menjadi penghambat produktivitas,” ujar Lead Engineer AI Call for Me di Genspark, Greg Sun. Ia menambahkan bahwa infrastruktur global Twilio memungkinkan layanan panggilan AI Genspark berjalan konsisten dan dapat diskalakan untuk berbagai kebutuhan internasional.
Sejak peluncuran fitur Super Agent pada April 2025, Genspark menghadapi tantangan perluasan layanan panggilan di lebih dari 40 negara dengan tetap memenuhi standar regulasi dan kualitas. Dengan memanfaatkan jaringan dan API Twilio, layanan panggilan AI Genspark diklaim mampu menghadirkan latensi sangat rendah, tingkat keberhasilan panggilan mencapai 94,3%, serta uptime hingga 99,97%.
Seluruh layanan telepon global tersebut terintegrasi dalam satu platform yang patuh regulasi, sehingga membantu menekan biaya operasional dan memungkinkan tim teknis Genspark fokus pada pengembangan inovasi AI, alih-alih mengelola kompleksitas operator dan regulasi lokal.
Menurut Vice President Twilio, Robert Woolfrey, panggilan telepon masih menjadi sarana komunikasi yang paling cepat dan tepercaya dalam interaksi bisnis. “Integrasi AI dalam panggilan suara menyederhanakan proses komunikasi dan membantu pelanggan mencapai tujuan mereka dengan lebih efisien,” ujarnya.
Dari sisi adopsi, Genspark mencatat penggunaan Call for Me oleh sekitar 180.000 pengguna unik secara global, dengan rata-rata 800 panggilan keluar per hari. Sekitar 23% panggilan tersebut memanfaatkan fitur penerjemahan bahasa secara real-time, menandakan tingginya kebutuhan komunikasi lintas wilayah.
Ke depan, Genspark berencana memperluas pemanfaatan teknologi panggilan AI untuk kebutuhan korporasi, termasuk otomasi interaksi pelanggan, tindak lanjut penjualan, serta peningkatan skala operasional berbasis suara. (mas)