Audi luncurkan R26, awal debut di Formula 1

JAKARTA (IndoTelko) - Audi resmi memasuki era baru di dunia motorsport dengan memperkenalkan mobil balap Audi R26. Peluncuran global yang digelar di Berlin pada 21 Januari 2026 tersebut menandai debut perdana pabrikan empat cincin di ajang Formula 1, sekaligus menegaskan ambisi jangka panjang Audi di kompetisi balap paling prestisius dunia.

Bertempat di Kraftwerk Berlin, Audi R26 tampil dengan desain livery khas yang mengombinasikan warna silver sebagai identitas Audi, dipadukan aksen hitam dan merah lava. Tampilan ini merepresentasikan karakter engineering Jerman yang presisi dan agresif, selaras dengan filosofi Vorsprung durch Technik yang menjadi fondasi inovasi Audi.

Audi Revolut F1 Team dipimpin oleh jajaran manajemen berpengalaman, termasuk Gernot Döllner selaku CEO Audi, Mattia Binotto sebagai Head of Audi F1 Project, serta Jonathan Wheatley yang menjabat Team Principal. Untuk musim debutnya, Audi mempercayakan kemudi kepada dua pembalap, Nico Hülkenberg dan Gabriel Bortoleto.

Gernot Döllner menyatakan bahwa kehadiran Audi di Formula 1 bukan sekadar partisipasi, melainkan komitmen strategis jangka panjang. Formula 1 dinilai sebagai arena paling menantang untuk mendorong transformasi Audi, dengan fokus pada performa, efisiensi, dan inovasi teknologi, serta target bersaing di level juara dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Jonathan Wheatley menambahkan bahwa Audi R26 merupakan hasil kolaborasi global lintas fasilitas dan keahlian. Menurutnya, peluncuran ini menjadi titik awal perjalanan Audi untuk membangun fondasi tim yang kompetitif dan berkelanjutan di Formula 1.

Dari Indonesia, Chief Operating Officer Audi Indonesia, Edo Januarko Chandra, menyambut antusias debut Audi di Formula 1. Ia menilai kehadiran Audi Revolut F1 Team sebagai momen penting yang memperkuat citra Audi sebagai merek dengan DNA motorsport dan inovasi teknologi tinggi.

Duet Pembalap untuk Musim Perdana

Audi R26 akan dikendarai oleh Nico Hülkenberg dan Gabriel Bortoleto. Keduanya kembali berpasangan setelah menunjukkan kerja sama solid pada musim sebelumnya. Hülkenberg mencatat tonggak penting dengan podium perdananya di Formula 1, sementara Bortoleto menutup musim debut dengan sejumlah finis di zona poin.

Hülkenberg menilai Audi memiliki keseriusan dan energi yang berbeda sebagai tim pabrikan penuh. Sementara itu, Bortoleto menyebut kesempatan membela Audi di Formula 1 sebagai mimpi yang terwujud, sekaligus tantangan besar untuk berkembang di level tertinggi balap mobil dunia.

Teknologi R26 dan Persiapan F1 2026

Audi R26 dikembangkan untuk memenuhi regulasi Formula 1 2026 yang menitikberatkan efisiensi energi dan elektrifikasi. Audi mengusung pendekatan full works team, dengan pengembangan power unit dan chassis yang dilakukan secara terintegrasi sejak tahap awal.

Unit tenaga dikembangkan di Neuburg an der Donau, Jerman, sementara chassis dirancang di Hinwil, Swiss, serta Bicester, Inggris. Mobil ini telah menjalani pengujian awal, termasuk sesi filming day di Circuit de Barcelona-Catalunya, dengan hasil yang dinilai menjanjikan.

Mattia Binotto menegaskan bahwa integrasi penuh antara mesin dan sasis memberikan fleksibilitas teknis serta kontrol arah pengembangan tim. Pendekatan ini menjadi fondasi utama Audi untuk membangun performa dan daya saing menuju target jangka panjang di Formula 1.

Ke depan, Audi Revolut F1 Team akan melanjutkan rangkaian pengujian jelang tes pra-musim Formula 1 2026, sebelum memulai balapan perdana di Australia. Musim debut ini diposisikan sebagai langkah awal membangun konsistensi dan budaya tim Audi di panggung Formula 1. (mas)