F5 perkuat platform delivery dan keamanan aplikasi

JAKARTA (IndoTelko) - F5 mengumumkan pembaruan besar pada F5 Application Delivery and Security Platform (ADSP) dengan fokus pada penguatan visibilitas API, peningkatan kemampuan deteksi ancaman, serta optimalisasi konektivitas jaringan. Langkah ini menegaskan komitmen F5 dalam menghadirkan platform terpadu yang mampu mendukung keamanan dan efisiensi operasional di lingkungan hybrid maupun multicloud.

Pembaruan tersebut hadir melalui F5 Distributed Cloud Services versi 7.0, yang membawa peningkatan signifikan pada kapabilitas API discovery dan kontrol keamanan aplikasi. Rilis ini juga memperkuat peran Distributed Cloud Services sebagai komponen strategis dalam ekosistem F5 ADSP.

Chief Product Officer F5, Kunal Anand, menyatakan bahwa API kini menjadi fondasi utama konektivitas antara aplikasi, pengguna, dan data. Dengan pembaruan ini, F5 menghadirkan visibilitas serta kontrol API yang terintegrasi di berbagai lingkungan, baik yang menggunakan BIG-IP, NGINX, maupun layanan distributed cloud, termasuk pada sistem yang beroperasi secara terisolasi (air-gapped).

“Melalui satu platform, pelanggan dapat mengelola bot defense, operasional cloud-native, hingga konektivitas jaringan dengan lebih sederhana. Hal ini memungkinkan organisasi berinovasi lebih cepat tanpa mengorbankan aspek keamanan,” ujarnya.

Visibilitas dan Discovery API Lebih Luas

Dalam rilis terbaru ini, F5 memperluas kemampuan API discovery untuk membantu organisasi mengidentifikasi endpoint tersembunyi, alur data sensitif, serta inkonsistensi kontrol keamanan di berbagai infrastruktur. API discovery untuk BIG-IP kini tersedia secara umum dan mendukung visibilitas out-of-band pada sistem TMOS versi 15.1 ke atas.

Sementara itu, API discovery untuk NGINX dan berbagai proxy maupun gateway tambahan seperti NGINX OSS, NGINX Plus, Kong, dan Apigee masih berada pada tahap akses awal. F5 juga menghadirkan opsi API discovery lokal berbasis air-gapped bagi industri dengan regulasi ketat dan kebutuhan kedaulatan data tinggi, tanpa perlu mengirimkan data ke cloud.

Pengujian API dan Deteksi Ancaman Ditingkatkan

F5 turut memperluas cakupan pengujian API untuk mendeteksi lebih banyak kerentanan yang tercantum dalam OWASP API Top 10. Pembaruan ini mencakup peningkatan deteksi pada sejumlah risiko utama, seperti Broken Object Level Authorization (BOLA), Broken Authentication, Broken Object Property Level Authorization (BOPLA), hingga Broken Function Level Authorization.

Kemampuan tersebut membantu organisasi mengidentifikasi potensi ancaman sejak dini, memperkuat postur keamanan API, serta mencegah eksploitasi pada ekosistem aplikasi yang semakin kompleks.

Integrasi Bot Defense Lebih Fleksibel

Pada aspek perlindungan bot, F5 Distributed Cloud Bot Defense kini terintegrasi lebih erat dengan layanan terkelola F5. Proses onboarding dipermudah melalui routing native di konsol, sehingga penerapan perlindungan bot dapat dilakukan tanpa konfigurasi yang rumit.

Pelanggan juga mendapatkan kontrol lebih luas untuk menyesuaikan kebijakan deteksi bot sesuai kebutuhan bisnis dan pola ancaman terkini. Selain itu, kemampuan investigasi ditingkatkan melalui opsi filter dan aturan penyaringan yang lebih fleksibel, guna mempercepat analisis serta menekan potensi false positive.

Optimalisasi Operasional Cloud-Native dan Jaringan

F5 juga memperkenalkan pembaruan operasional untuk lingkungan cloud-native, termasuk modernisasi service discovery pada Kubernetes dan Consul. Fitur ini memungkinkan pemetaan layanan yang lebih efisien ke setiap tenant serta penerapan role-based access control (RBAC) secara native, guna meningkatkan isolasi dan keamanan antar-namespace.

Di sisi jaringan, F5 Distributed Cloud Network Connect kini dilengkapi dengan routing intelligence yang lebih canggih. Dukungan konektor eksternal serta kebijakan routing berbasis BGP memungkinkan konektivitas yang lebih luas dengan perangkat SD-WAN dan jaringan pihak ketiga, sekaligus memberikan kontrol trafik yang lebih granular dan visibilitas troubleshooting yang lebih baik.

Perkuat Strategi Platform

Secara keseluruhan, pembaruan ini mempertegas arah strategi platform F5 dengan menjadikan Distributed Cloud Services sebagai pilar utama dalam ADSP. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pelanggan mengelola keamanan dan performa aplikasi secara konsisten di berbagai lingkungan TI. (mas)