Bagi Meta "Setiap Koneksi adalah Peluang"

Meta Market Summit (dok : Meta)

JAKARTA (IndoTelko) - Meta kembali gelar Marketing Summit di Indonesia. Memasuki tahun ke-5, kali ini Meta membawa tema besar "Setiap Koneksi adalah Peluang" dan menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka di bidang pemasaran digital. Pada peluang ini, Meta juga merilis Buku Panduan UKM #BertemudiMeta dan meluncurkan Kampanye #TravelBestie.

Dikatakan Country Director Meta di Indonesia, Pieter Lydian, ia sangat senang sekali dapat kembali menyelenggarakan Meta Marketing Summit di Indonesia secara langsung dan dapat bertatap muka dengan pelaku usaha besar, UKM, dan penggiat pemasaran digital setelah dilakukan secara online beberapa tahun terakhir.

"Meta percaya bahwa koneksi membantu penciptaan nilai yang lebih baik karena mampu mendorong kreasi dan konversi. Ini juga yang menjadi alasan utama kami menghadirkan tema yang berfokus seputar koneksi dan kami berharap melalui Meta Marketing Summit 2023 ini, orang-orang dapat saling belajar dari satu sama lain, serta memperoleh ide dan wawasan baru untuk menjalin hubungan yang lebih bermakna dengan bisnis, komunitas, dan hal-hal yang paling penting bagi mereka," jelasnya.

Meta Marketing Summit 2023 menjadi salah satu inisiatif dalam mengamplifikasi signifikansi peran koneksi dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Topik bahasan dari acara ini berfokus kepada tiga area, yakni pertumbuhan video pendek atau Reel, peran AI dalam mendukung solusi-solusi kinerja Meta seperti A+ Shopping Campaign, dan penciptaan koneksi yang lebih erat melalui perpesanan bisnis.

Meta hendak mengajak para praktisi, pemilik bisnis, hingga Pemerintah Indonesia untuk memperoleh ide dan wawasan dalam mempererat hubungan yang lebih bermakna dengan orang-orang, meningkatkan potensi bisnis, serta hal lain yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Pada kesempatan yang sama, Meta juga merilis salah satu inisiatifnya untuk UKM di Indonesia, yakni Buku Panduan #BertemudiMeta: Panduan Praktis Sukses Berbisnis di Meta untuk UKM di Indonesia. Buku ini ditargetkan untuk memberdayakan UKM di Indonesia dengan pengetahuan praktis dalam memperkuat kehadiran digital mereka di Facebook, Instagram dan Whatsapp.

Potensi perkembangan UKM di atas platform-platform menunjukkan tren yang positif. Sebanyak 82% orang dewasa online di Indonesia berkirim pesan ke bisnis setidaknya sekali seminggu. Di sisi lain, sebanyak 80% orang dewasa di Indonesia mengatakan bahwa mereka ingin berkomunikasi dengan para bisnis yang mereka tuju dengan cara yang sama seperti komunikasi yang dilakukan dengan keluarga atau teman.

Perpesanan bisnis pun menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan para pemilik bisnis, khususnya UKM di Indonesia, untuk menjawab tren pasar tersebut. Meta melihat bahwa fitur iklan Click to Message pada platform-platform Meta mampu mempermudah bisnis untuk menjalin koneksi dengan para pelanggan sehingga bisnis mereka lebih disukai. Faktanya, sebanyak 40% pengiklan Meta secara global sudah menggunakan fitur ini untuk menunjang performa bisnis mereka.

Selain itu, Meta juga mengumumkan Kampanye #TravelBestie yang melibatkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Traveloka, Evermos dan juga sejumlah pembuat konten. Meta bersama para mitra akan mengunjungi beberapa daerah yang termasuk ke dalam 10 Destinasi Super Prioritas Pariwisata Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk ikut berkontribusi dalam perkembangan bisnis lokal di sektor pariwisata.

Dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia, Sandiaga Uno, Kolaborasi program #TravelBestie yang diinisiasi oleh Meta di Indonesia, merupakan bentuk konkret kemitraan antara pemerintah dan pihak swasta untuk memajukan destinasi dan produk pariwisata lokal dengan bantuan teknologi. "Dari beragam konten kreatif yang akan dibagikan oleh kreator ternama di multi-platform Meta, hingga pelatihan bagi UKM lokal yang memiliki fokus usaha terkait dengan sektor pariwisata, saya berharap seluruh kegiatan dalam kolaborasi ini dapat menginspirasi dan membantu tercapainya pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata," ujar Sandi.

Selain karena kuatnya sektor pariwisata selama beberapa waktu ke belakang, cikal bakal kehadiran Kampanye #TravelBestie juga didorong oleh besarnya potensi Gen Z di Indonesia. Gen Z sendiri adalah generasi yang mendominasi kue demografi Indonesia, yaitu 28% dari total populasi Indonesia.

Meta juga menemukan bahwa sebagian besar tagar yang paling populer di Instagram berkaitan dengan food and traveling. Misalnya, kemunculan hashtag #PesonaIndonesia yang digunakan oleh 11 juta orang pada tahun 2022 di mana 37% -nya berasal dari Gen Z.

Dalam kolaborasi bersama pada Kampanye #TravelBestie, Traveloka turut berkontribusi dalam memberikan inspirasi perjalanan pada beberapa destinasi pariwisata di Indonesia. Lebih jauh, dengan memahami beragam aspirasi perjalanan berwisata, melalui platform perjalanan Traveloka masyarakat semakin mudah dalam menyusun rencana perjalanan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasinya.

Meta yakin bahwa industri pariwisata dapat menjadi sarana dalam mendukung hadirnya koneksi yang menguntungkan bagi tidak hanya masyarakat umum tetapi juga para UKM lokal. Guna mengamplifikasi keyakinan tersebut, Meta pun menggandeng Evermos, sebuah platform ekosistem digital yang berkomitmen untuk mewujudkan ekonomi gotong royong & memajukan UKM di Indonesia melalui transformasi digital.

Di kesempatan yang sama, Vice President of Business Strategy & Operations Evermos, Azlan Indra menambahkan, pihaknya menyadari pentingnya koneksi & peluang dalam bisnis. "Kami ingin para pelaku UKM juga dapat mendapatkan manfaat yang sama melalui program edukasi yang kami lakukan. Kami berharap dengan adanya kerjasama antara Evermos, Meta & Kemenparekraf, pelatihan yang kami berikan di kota Medan & Semarang dapat membantu proses digitalisasi UKM & kemajuan ekonomi Indonesia khususnya di bidang pariwisata. UKM bertumbuh dengan lebih besar dan mendapatkan manfaat dari penggunaan solusi-solusi produk teknologi yang disediakan oleh Evermos & Meta secara maksimal," jelasnya. (mas)