GoTo tetapkan harga IPO Rp338 per saham

JAKARTA (IndoTelko) - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah mendapat persetujuan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada Bursa Efek Indonesia (BEI).

GoTo memiliki nilai penawaran umum perdana saham dan penjatahan lebih yang ditawarkan kepada investor adalah sebesar Rp 15,8 triliun. Harga IPO telah ditetapkan di Rp 338 per saham sehingga mencerminkan kapitalisasi pasar diperkirakan mencapai Rp 400,3 triliun.

GoTo menawarkan sebanyak 46,7 miliar saham Seri A, yang merupakan gabungan antara saham baru yang diterbitkan dan saham tresuri (untuk opsi penjatahan lebih). Masa penawaran umum saham akan berlangsung mulai 1-7 April 2022 dan pencatatan di papan utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham GOTO dijadwalkan pada 11 April 2022.

Sementara itu, pada informasi tambahan prospektus ringkas GoTo yang diakses pada Kamis (31/3/2022) dijelaskan bahwa GoTo menawarkan sebanyak 40.615.056.000 saham seri A yang seluruhnya merupakan saham baru dan dikeluarkan dari portepel dengan nilai nominal Rp 1 per saham, yang mewakili sebesar 3,43% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum perdana saham. Jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham adalah sebesar Rp 13,727 triliun.

Selain itu, sehubungan dengan penawaran umum perdana saham, GoTo bersama penjamin emisi efek berencana untuk melakukan stabilisasi harga dengan menerapkan opsi penjatahan lebih atau Greenshoe. Pelaksanaan opsi penjatahan lebih hanya dapat dilakukan dalam hal jumlah pemesanan saham melebihi jumlah saham yang ditawarkan kepada masyarakat.

Opsi penjatahan lebih akan memberikan hak kepada penjamin emisi efek, yang merupakan penjamin pelaksana emisi efek, untuk melakukan penjatahan lebih sampai dengan 15% dari saham yang ditawarkan atau sebanyak-banyaknya sebesar 6.092.258.400 saham seri A dari saham treasuri GoTo pada harga penawaran.

Adapun jumlah saham yang ditawarkan dan target besaran nilai di atas tak menyentuh batas maksimal sebagaimana yang tertera pada prospektus penawaran awal alias bookbuilding, Di mana, diungkapkan bahwa GoTo menawarkan sebanyak-banyaknya 52 miliar saham seri A yang seluruhnya merupakan saham baru dan dikeluarkan dari portepel GoTo dengan nilai nominal Rp 1 per saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum perdana saham. Saat itu, harga yang akan ditawarkan kepada masyarakat sekitar Rp 316-346 setiap saham. Sehingga, jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 17,99 triliun.

Lalu, opsi penjatahan lebih akan memberikan hak kepada penjamin emisi efek untuk melakukan penjatahan lebih sampai dengan 7,8 miliar saham seri A dari saham treasuri pada harga penawaran.(wn)