Google Cloud digunakan GoTo Group untuk pertumbuhan selanjutnya

JAKARTA (IndoTelko) - Platform pertama di Asia Tenggara yang menghadirkan tiga layanan penting dalam satu ekosistem, GoTo Group menjadikan Google Cloud sebagai mitra teknologi utama untuk mendukung fase pertumbuhan mereka yang berikutnya di seluruh Asia Tenggara. 
 
GoTo Group akan menggunakan Google Cloud untuk memanfaatkan infrastruktur yang aman dengan skala yang mudah disesuaikan, kemampuan analisis data yang terdepan, serta alat-alat produktivitas dan kolaborasi yang canggih.
 
Dibentuk pada awal tahun ini sebagai gabungan dari Gojek dan Tokopedia GoTo Group merupakan ekosistem yang meliputi e-commerce serta layanan on-demand dan keuangan, dengan lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan, 2 juta partner driver, dan lebih dari 11 juta mitra usaha dan UMKM.
 
Dikatakan Chief Technology Officer Gojek, Severan Rault, pihaknya telah bekerja dengan Google Cloud cukup lama dan senang sekali dapat memperkuat kemitraan kami. Seiring GoTo berusaha mengurangi lebih banyak hambatan bagi konsumen dan menciptakan peluang bertumbuh bagi jutaan driver dan merchant di ekosistem kami, kolaborasi sudah pasti akan menjadi unsur krusial. "Google Cloud akan terus memainkan peran penting dalam membantu kami memanfaatkan data untuk memahami pengguna, mengoptimalkan operasi, dan yang terpenting memastikan kami dapat memberikan solusi dan inovasi  dengan cara yang paling efisien dan efektif,” katanya.
 
Sementara itu, Chief Technology Officer Tokopedia Herman Widjaja mengungkapkan, untuk mendukung ekspansi berkelanjutan GoTo, pihaknya ingin melanjutkan kemitraan dengan Google Cloud sebagai mitra teknologi utama dalam hal infrastruktur cloud, pemanfaatan data dengan cloud artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML), serta kebutuhan produktivitas dan kolaborasi dengan Google Workspace. "Kami harap kemitraan ini dapat membantu kami menghadirkan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan kapan pun di mana pun bagi bisnis (terutama UMKM) dan para konsumen,” tambahnya.
 
Seperti diketahui,  Gojek dan Tokopedia telah bekerja dengan Google Cloud masing-masing sejak tahun 2015 dan 2018. Saat ini, Gojek menggunakan Google Cloud untuk membantu mendukung platform AI dan ML canggihnya. Ini memungkinkan mereka menangkap dan menganalisis data untuk lebih dari 20 layanan Gojek, termasuk transportasi, pengantaran makanan, logistik, dan lain-lain, yang menghubungkan jutaan konsumen dengan driver dan merchant di Asia Tenggara. 
 
Memanfaatkan kekuatan data science, Gojek dapat menerapkan model ML yang mudah diskalakan untuk melakukan semua pekerjaan, dari mengoptimalkan waktu penugasan dan menganalisis pemberdayaan dan pendapatan driver, hingga penentuan harga dinamis dan banyak lagi.
 
Sedangkan, Tokopedia menggunakan Google Cloud untuk menyediakan pengalaman berbelanja yang sangat aman dan bebas hambatan, serta mendorong pengguna baru agar kembali berbelanja. Mereka menjalankan kampanye penjualan besar di infrastruktur Google Cloud yang aman dan mudah diskalakan, serta memanfaatkan teknologi AI dan ML-nya untuk memperkirakan permintaan, memungkinkan efektivitas waktu dan biaya pengiriman logistik, dan mendapatkan analisis pelanggan. Tokopedia juga telah memanfaatkan Google Workspace untuk memaksimalkan kolaborasi di seluruh Tokopedia selama lebih dari satu dekade, dan ini terbukti sangat membantu tim tetap produktif saat harus bekerja dari jarak jauh selama pandemi.
 
Selanjutnya, GoTo Group juga akan terus memanfaatkan kapabilitas Maps, YouTube, Play, dan Google Marketing Platform, serta banyak lagi dari Google untuk membuat terobosan dan membuka kemungkinan baru.
 
Managing Director Google Cloud di Asia Tenggara, Ruma Balasubramanian mengungkapkan,  Google Cloud bangga menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan Gojek dan Tokopedia. "Kami bersemangat untuk mendukung ekspansi berkelanjutan GoTo Group di seluruh Asia Tenggara dan menghadirkan manfaat ekonomi digital bagi jutaan orang di kawasan ini,” ujarnya. (sg)