Horangi manfaatkan AWS Marketplace di Asia Pasifik

JAKARTA (IndoTelko)— Horangi akan memperluas ketersediaan layanan keamanan siber mereka di platform Amazon Web Services (AWS) Marketplace. Hal itu membuat Horangi menjadi salah satu perusahaan Asia Pasifik pertama yang hadir di katalog digital AWS.

Horangi Network Security Assessment, Horangi Cybersecurity Tabletop Exercise, dan Horangi ISO 27001 Certification Readiness Support masuk ke dalam solusi yang terdapat di platform AWS Marketplace menyusul peluncuran solusi keamanan komputasi awan andalan mereka Horangi Warden (Warden) di AWS Marketplace pada tahun 2019. Kesuksesan tersebut diikuti oleh beberapa capaian bisnis selama tahun 2020, yang meliputi penambahan 70 proyek keamanan siber baru untuk klien yang berasal dari industri perbankan, asuransi, dan modal ventura terkemuka yang berbasis di Indonesia dan Singapura.

Selain itu, Horangi juga telah menjalin kemitraan distribusi dengan Synnex Metrodata di Indonesia dan menjadi salah satu perusahaan Asia Pasifik pertama yang mendapat penghargaan Kompetensi Keamanan (Security Competency) AWS. Prestasi tersebut tercapai saat Horangi melengkapi Warden dengan kemampuan Manajemen Identitas & Akses (Identity & Access Management atau IAM) yang sejalan dengan kebutuhan untuk pengaturan sumber daya terdistribusi yang mendorong kebutuhan untuk pengaturan akses pengguna dalam organisasi.

Horangi kini menjadi bagian dari Program Akselerasi Vendor Software Independen (ISV) AWS (Independent Software Vendor Accelerate Programme), yang membantu para ISV untuk mendorong bisnis baru dan mengakselerasi siklus penjualan dengan membangun hubungan antara peserta ISV dan organisasi AWS Sales.

CEO dan Co-Founder Horangi Paul Hadjy mengatakan kehadiran ‘Warden’ Horangi di AWS Marketplace bersama dengan Kompetensi Keamanan AWS yang menyertainya serta partisipasi dalam Program Akselerasi ISV AWS, merupakan momentum yang tepat di tengah proses transformasi digital yang mengakselerasi pertumbuhan model bisnis komputasi awan di Asia Tenggara.

”Jangkauan pasar AWS meningkatkan kemampuan kami untuk memenuhi permintaan konsumen akan solusi keamanan siber yang efektif dan mampu meminimalisir postur risiko digital sebuah organisasi,” kata Hadjy.

AWS menghadirkan solusi yang terukur, fleksibel, dan hemat biaya bagi para startup maupun perusahaan global. Untuk mendukung proses integrasi dan penerapan solusi dengan lancar, AWS menjalankan Program Kompetensi AWS (AWS Competency Program) untuk membantu konsumen mencari Mitra AWS (AWS Partners) dengan pengalaman industri dan keahlian yang mendalam.

“Melalui kerja sama dengan beberapa perusahaan digital paling berkembang di kawasan Asia Tenggara, Horangi terus berkomitmen untuk membantu banyak bisnis di kawasan ini agar bertransisi ke model bisnis digital secara efektif dan aman. COVID-19 telah mendorong perubahan ke arah digital, dan prestasi kami menegaskan kembali kepercayaan para pemimpin Asia Tenggara dalam kemampuan Horangi untuk mendukung keamanan siber mereka,” tambah Hadjy.

Setelah pandemi, digitalisasi telah menjadi kepentingan operasional di Asia Tenggara. Hal ini ditunjukkan dengan perubahan bisnis untuk mengakomodasi model kerja jarak jauh, dan untuk terus melayani konsumen digital seiring dengan perkembangan e-commerce. Komputasi awan diprediksi akan menjadi prioritas utama teknologi untuk banyak organisasi dan perusahaan di Asia Tenggara, karena permintaan untuk IaaS (Infrastructure-as-a-Service) semakin didorong oleh susunan tenaga kerja terdistribusi pada saat pandemi.

Digitalisasi pasti akan mengarah pada timbulnya ancaman dari pelaku kejahatan yang mencari titik-titik lemah. Akan menjadi penting bagi organisasi untuk mengadopsi tools seperti Warden milik Horangi yang menyediakan Manajemen Postur Keamanan Komputasi Awan (Cloud Security Posture Management atau CSPM) dan kapabilitas IAM yang terbaru. Baru-baru ini, Gartner mengklaim CSPM sebagai aset keamanan yang wajib diterapkan untuk membantu organisasi mengidentifikasi titik buta keamanan secara efektif, serta meningkatkan ketangguhan infrastruktur digital dengan menjalankan proses remediasi dini untuk membenahi kerentanan.

Ketersediaan layanan Horangi di AWS Marketplace memungkinkan para organisasi untuk mengadopsi dan menerapkan solusi keamanan siber terdepan yang hemat dan cepat. Misalnya, Horangi dapat membantu perusahaan Singlife, perusahaan penyimpanan dan perlindungan selular asal Singapura untuk meningkatkan visibilitas atas lingkungan AWS-nya serta menerapkan standar keamanan yang ketat dengan Warden CSPM yang tersedia di AWS Marketplace.
 
Horangi telah mempertahankan momentum bisnis yang kuat selama tahun 2020 di Asia Tenggara, dan telah bekerja sama dengan perusahaan digital terkemuka di kawasan tersebut seperti Gojek, Singlife, Shopback, Tiket.com, dan PropertyGuru.

Sebanyak 70 proyek bisnis baru telah mereka peroleh pada tahun 2020, menumbuhkan basis pelanggan Horangi hampir sebesar 50%. Proyek tersebut melibatkan sejumlah di industri layanan finansial yang sarat dengan regulasi yang ketat, termasuk beberapa bank terbesar di Asia Tenggara, serta perusahaan asuransi dan modal ventura seperti Direct Asia, NTUC Income dan Openspace Ventures. Perkembangan tersebut didukung oleh capaian pendanaan Seri B senilai US$20 juta (Rp 290 miliar) mereka.

Horangi kemudian membangun kemitraan dengan Synnex Metrodata Indonesia (SMI) pada tahun 2021. Hal itu membuat SMI menjadi distributor pertama sistem keamanan komputasi awan ‘Warden’ (Warden Cloud Security) di Indonesia. Hal itu sejalan dengan pergeseran strategi Horangi untuk fokus pertumbuhan penjualan berbasis channel, sehingga kemitraan dengan SMI merupakan satu dari sekian banyak kemitraan yang akan dijalankan ke depannya.

“Menjadi salah satu perusahaan yang mendapatkan Kompetensi Keamanan AWS di Asia Pasifik, serta berpartisipasi dalam Program Akselerasi ISV AWS merupakan suatu bukti kemampuan Horangi untuk tetap mengikuti perkembangan industri melalui inovasi dan keahlian teknologi, memantapkan posisi kami sebagai pemimpin pasar dalam industri pengelolaan risiko siber untuk para organisasi yang berkembang pesat di Asia Tenggara,” kata Director of Product Horangi Raphael Peyret.

Peyret menambahkan “Kesuksesan Horangi di Asia Tenggara juga menjadi bukti relevansi solusi keamanan siber kami yang berfokus untuk komputasi awan, yang kini tersedia untuk organisasi/perusahaan di AWS. Solusi tersebut sangat penting untuk menjaga kesinambungan bisnis, terutama dengan berlanjutnya penerapan model kerja jarak jauh, sehingga organisasi/perusahaan dapat dengan mudah membagi beban kerja di beberapa penyedia layanan komputasi awan dengan aman sekaligus menghemat anggaran headcount.

Fokus utama Horangi pada tahun 2021 adalah untuk meningkatkan pangsa pasar di seluruh Asia Tenggara, menjelajahi kesempatan ekspansi dan juga potensi kolaborasi dengan mitra industri yang sejalan. Seiring dengan pertumbuhan industri, Horangi juga akan tetap meningkatkan keunggulan kompetitif yang ditawarkan Warden, melalui pembaruan fitur yang dikembangkan searah dengan tren strategi platform multi-komputasi awan.(ak)