Canon pasarkan EOS 1D X Mark III

Canon EOS 1D X Mark III

JAKARTA (IndoTelko) - Melalui PT. Datascrip, Canon resmi meluncurkan Kamera full-frame Canon pertamanya beridentitas EOS 1D X Mark III.  

Canon EOS 1D X Mark III ini dibekali dengan fitur perekaman video 5.5K RAW internal, serta teknologi prosesor gambar terbaru DIGIC X dan sensor CMOS full-frame 20,1 megapiksel yang menjadikan kamera ini dambaan bagi para fotografer aksi cepat,seperti fotografi olahraga, satwa liar, jurnalistik hingga fotografi ekstrem yang membutuhkan perangkat tangguh.

Menurut Sintra Wong – Asst. Director Canon Marketing Division, PT. Datascrip - distributor tunggal produk pencitraan digitalnya di Indonesia- kehadiran Canon EOS 1D X Mark III menjadi jawaban dari penantian fotografer profesional yang mendambakan kamera dengan kualitas gambar, kecepatan dan daya tahan di atas rata-rata. "Konsistensi pengembangan teknologi sistem EOS mulai dari tingkat pemula hingga kelas pro seperti Canon EOS 1D X Mark III ini menjadi bukti Canon terus menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi," katanya.

Dibekali dengan prosesor gambar DIGIC X, Canon EOS 1D X Mark III punya performa lebih dibanding prosesor DIGIC 6+ pada EOS 1D X Mark II. Prosesor gambar DIGIC X membantu kamera ini untuk memotret dengan kecepatan tinggi, namun tetap menjaga kualitas gambar tetap tinggi.

Canon EOS 1D X Mark III memiliki kemampuan pengambilan gambar secara continuous dengan kecepatan 16 fps pada pemotretan melalui viewfinder dan 20 fps pada mode Live View dengan mode RAW dan RAW + JPEG serta AF/AE tracking. Dilengkapi dengan sensor AF terbaru yang lebih cepat 40x dari generasi sebelumnya serta kombinasi AI Servo AF IV, memberikan peningkatan kecepatan AF dan akurasi yang sangat signifikan.
 
Keberadaan filter low-pass berperan penting dalam pengambilan sampel cahaya dan menyesuaikannya dengan eksposur. Filter ini dapat meminimalisir efek moiré dan distorsi warna pada foto, sehingga keindahan foto tetap terjaga. Piksel pada kamera ini juga dibuat lebih padat, sehingga menghasilkan peningkatan titik AF yang lebih akurat. Ada 191 titik AF yang mendukung bukaan lensa hingga f/8, dengan 65 cross-type AF pada bukaan lensa f/8, membuat kamera ini sangat cocok untuk digunakan dengan extender, terutama untuk pemotretan alam liar atau olahraga.

Kamera ini juga dilengkapi dengan Dual Pixel CMOS AF (DAF) yang membuat proses fokus lebih cepat dalam melakukan tracking pada subjek bergerak dalam mode Live View. Saat melakukan pemotretan burst dengan kecepatan hingga 20 fps, fitur Head Detection AF akan tetap mempertahankan fokus pada kepala subjek sekalipun subjek menggunakan penutup kepala seperti helm atau topi.
 
Pabrikannya juga sudah melakukan peningkatan Noise Reduction pada DIGIC X, serta peningkatan rentang ISO 100-102.400 (yang bisa perluas menjadi ISO 50-819.200), fotografer dapat terus memotret meskipun dalam kondisi pencahayaan minim.
Canon juga menambah menyematkan format baru penyimpanan gambar, yakni HDR PQ HEIF standar perekaman 10-bit untuk foto. Format ini menggunakan pendekatan resolusi tinggi dengan noise rendah. Tujuannya untuk mereproduksi gambar hampir mendekati aslinya, sehingga terlihat lebih detail dengan gradasi warna yang lebih halus.

Urusan perekaman video juga makin disempurnakan oleh vendornya.  Canon EOS 1D X Mark III memiliki kemampuan merekam video berkualitas 4K 60p tanpa cropping yang mendukung standar perekaman 4K UHD (3840x2160, 16:9) dan standar produksi untuk industri penyiaran. Pun didukung standar 4K DCI (4096x2160, 17:9) untuk produksi film internasional. Teknologi Canon Log yang kinerjanya telah terbukti pada EOS Cinema juga disematkan pada kamera ini.

Bicara daya tahan, Canon EOS 1D X Mark III tak perlu diragukan lagi ketangguhannya. biar lebih ringan 100 gram dari seri sebelumnya, berat bodi 1.530 gram ini didesain dengan kokoh. Bagian bodinya terbuat dari magnesium alloy dan didesain tahan terhadap debu serta cipratan air sehingga kamera ini cocok digunakan oleh para fotografer profesional yang hobi memotret di berbagai medan yang menantang. (sg)