Kominfo diminta fokus untuk sediakan infrastruktur 5G

JAKARTA (IndoTelko) - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diminta untuk fokus terhadap penyediaan infrastruktur 5G, terutama menuntaskan isu ketersediaan frekuensi.

"Alangkah baiknya pemerintah fokus saja pada solusi spektrum frekuensi dan sosialisasi kemanfaatan sharing infrastruktur, agar 5G cepat lahir," saran Pelaksana Dewan TIK Nasional Garuda Sugardo melalui akun media sosialnya (4/2).

Menurutnya, semua operator besar di Indonesia memiliki mitra strategis dan investasi asing di dalamnya.

Misalnya, Singtel di Telkomsel, Axiata di XL, Ooredoo di Indosat dan Hutchinson di "3". Adanya klausul permodalan, transfer of technology dan berbagi informasi tentang pengalaman global, maka bila mereka benar-benar berkomitmen, tentulah 5G akan menjadi keniscayaan secepatnya di Indonesia.

Apalagi, Indonesia adalah negara pengguna smartphone terbesar ke-4 di di dunia dan kelak naik peringkat ke-3 pada tahun 2025.  Yakinlah, operatornya telah menghayati betul seluk beluk investasi, strategi pengoperasian dan modus layanan seluler. Operator pun sepenuhnya mahfum tentang karakteristik pasar, time to market, kreasi bisnis model dan langkah kolaborasi mengatasi problematika pasar seluler nasional yang sudah jenuh.

"Jadi, Kominfo boleh percaya bahwa kompetensi bisnis yang dimiliki operator Indonesia sebenarnya sudah amat mumpuni dan cum laude. Soal kajian tentang aspek investasi tak usah pemerintah khawatir. Baiknya pemerintah fokus tuntaskan soal isu frekuensi untuk 5G," sarannya.

Diingatkannya, teknologi 5G sangat tepat untuk menjawab dan mengakselerasi program hebat berbasis digital dari Presiden Jokowi. 5G hadir guna memberi solusi terkait masalah robotik, artificial intelligent, hologram dan internet supercepat.

"Hampir semua operator 4G di Indonesia sudah melakukan uji coba kemampuan 5G bekerja. Semua berharap agar lisensi pengoperasian segera keluar. Penerapannya bisa bertahap untuk melayani spot-spot sektor usaha, kawasan industri atau area komersial, kemudian berkembang dan diperluas sesuai fungsi dan hitung-hitungan bisnis. Di situlah 5G memainkan peran unggulannya," tutupnya.(id)