Cara Blibli menjadi online superstore

JAKARTA (IndoTelko) - Blibli.com mempertegas posisinya sebagai ‘online superstore' dengan memperkuat strategi omnichannel agar memudahkan pelanggan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BlibliMart, kategori groceries Blibli.com, mengawali peluncuran inovasi omnichannel di 2020 dengan memperkenalkan fitur pengiriman terkini serta toko offline cashless dan cashierless pertama bagi eCommerce tersebut.

Kategori BlibliMart memainkan peranan penting di Blibli.com dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Para pelanggan dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan dan minuman, perawatan kulit tubuh, perawatan rumah tangga, kebutuhan ibu dan anak hingga makanan segar ataupun beku, yang dibungkus dengan pengalaman belanja ritel yang efisien.

“Proyek perdana toko offline BlibliMart merupakan perwujudan konsep omnichannel Blibli.com. Toko yang bersifat cashless dan cashierless ini didukung oleh teknologi ‘Scan & Go’ di mana para pelanggan dapat menggunakan aplikasi Blibli.com untuk memindai barcode harga di kemasan produk, kemudian langsung membayar belanjaan dengan layanan GO-PAY,” kata Senior Vice President of Trade Partnership Blibli.com Fransisca Krisantia Nugraha kemarin.

Hadirnya toko offline BlibliMart adalah bagian dari strategi BlibliMart untuk 2020 yang menyinergikan tiga pendekatan utama.

Ketiga pendekatan itu adalah memperkuat manajemen rantai pasokan, menyediakan layanan inovatif sesuai kebutuhan pelanggan, dan memperluas kehadiran omnichannel dengan konsep ritel baru.

Memperkuat manajemen rantai pasokan atau supply chain, akan dicapai dengan: mempererat hubungan dengan perusahan fast moving consumer goods (FMCG). Pergeseran gaya hidup, terutama pada segmen milenial, yang semakin digital telah mendorong perusahaan FMCG untuk merangkul kanal penjualan online. Sepanjang tahun 2019, BlibliMart melihat pertumbuhan merchant sebesar 82% dari tahun ke tahun.

Mendekatkan produk kepada pelanggan. Blibli.com akan menambah jumlah total warehouse menjadi 21 unit, serta hub dan mobile hub menjadi 43 unit sepanjang 2020 untuk mempercepat pengiriman ke pelanggan. Hal ini menjadikan Blibli.com sebagai e-commerce dengan kepemilikan jumlah warehouse dan hub terbanyak dengan sebaran terluas di Indonesia.

Menghadirkan fitur inovatif yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, akan dicapai dengan scheduled Delivery (Pengiriman Otomatis). Fitur ini memungkinkan pelanggan untuk memilih waktu penerimaan barang belanjaan. Di kuartal pertama 2020, seluruh warehouse Blibli.com di Jabodetabek akan menaarkan layanan tersebut.

Subscription (Berlangganan produk). Fitur yang akan diluncurkan di kuartal pertama 2020 ini akan membantu para pelanggan untuk mengatur kebutuhan rumah tangga yang mereka sering beli agar terpesan secara otomatis di platform Blibli.com.

Sejak 2019, Blibli.com telah bekerja sama dengan jaringan mini market ternama, Alfamart dan Alfamidi, untuk fitur Click & Collect. Fitur ini memungkinkan para pelanggan untuk merasakan kemudahan belanja online di situs dan aplikasi Blibli.com (Click) dan langsung mengambil pesanan di jaringan toko offline (Collect).

Toko offline BlibliMart. BlibliMart menghadirkan konsep ritel yang cocok dengan gaya hidup milenial yang menginginkan pengalaman belanja yang efisien. Selain menggunakan teknologi digital, toko BlibliMart menerapkan konsep lifestyle dengan menghadirkan Janji Jiwa sebagai kafe eksklusif. Selain itu, toko BlibliMart juga mendukung gerakan less waste dengan menyediakan tas belanja reusable sebagai ganti kantong plastik. BlibliMart juga mengajak para pelanggan untuk membawa tas belanjanya sendiri saat berkunjung dan berbelanja.

“Strategi mumpuni BlibliMart membuat kami yakin untuk melanjutkan performa kuat, dengan demikian menargetkan pertumbuhan order sebesar 3 kali lipat dan kenaikan gross merchandise value (GMV) sebesar 2,5 kali lipat di 2020. Hal ini juga didukung dengan adanya perluasan jumlah produk senilai 2 kali lipat pada tahun ini,” tambah Fransisca.

Selama tahun 2019, BlibliMart mencatat pertumbuhan order yang kuat sebesar 313% dan GMV sebesar 227% jika dibandingkan dengan 2018. Pertumbuhan ini didukung oleh kenaikan volume produk senilai 300% di periode yang sama.

Executive Director of Retailer Vertical, Nielsen Indonesia Wiwy Sasongko mengungkapkan tren belanja online terus meningkat, terlihat dari hasil studi yang menunjukkan bahwa jumlah kosumen yang berbelanja online meningkat 29% di tahun 2018 dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya. Mayoritas konsumen ini pun didominasi oleh generasi milenial. Peningkatan ini tidak hanya pada kategori travel dan fashion, namun kini juga terlihat pada kategori FMCG.

Penerapan strategi omnichannel oleh Blibli.com diperlukan untuk memastikan bahwa e-commerce yang berencana menjadi ‘online superstore’ bisa memenangkan kompetisi pasar di industri ritel. ”Strategi omnichannel yang menyinergikan kanal online dan offline menjadi semakin penting untuk diterapkan oleh perusahaan ritel di masa depan. Hal ini penting untuk menjawab perubahan perilaku konsumen yang senantiasa mencari kenyamanan, terutama milenial yang sudah terbiasa berbelanja online dan menggunakan sistem pembayaran cashless,” tutup Wiwy.(wn)