GrabCar elektrik tersedia di Terminal 3 Soetta

Armada GrabCar Elektrik menggunakan Hyundai IONIQ Electric Vehicle

JAKARTA (IndoTelko) - Armada GrabCar Elektrik yang menggunakan Hyundai IONIQ Electric Vehicle sudah tersedia di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Hyundai IONIQ EV siap untuk beroperasi sebagai GrabCar Elektrik dengan titik awal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Peluncuran GrabCar Elektrik powered by Hyundai merupakan bagian dari kampanye #LangkahHijau Grab yang mendukung penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi untuk mengurangi polusi udara. Peluncuran ini juga menandai operasional resmi Hyundai dalam Electric Vehicle Mobility Service (Layanan Kendaraan Listrik) di Indonesia. Grab selanjutnya berkolaborasi dengan World Resource Institute Indonesia untuk melaksanakan kegiatan #LangkahHijau lainnya demi menanggulangi krisis iklim dan menurunkan emisi gas rumah kaca.

Peluncuran yang dilakukan di Grab Pick-up Point, Gate 2 Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno Hatta (27/1) ini juga turut dihadiri oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi; Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia; Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini; Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin; President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata; dan President Director of Hyundai Motors Indonesia, Sung Jong Ha.

“Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55/2019 tentang Akselerasi Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan, pemerintah berupaya untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kendaraan listrik ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang mengusung konsep smart cities, dan di saat yang bersamaan juga lebih ramah lingkungan dan minim biaya pengelolaannya. Saya mengapresiasi dukungan pihak swasta seperti Grab dan Hyundai. Dengan hadirnya GrabCar Elektrik hari ini, kita selangkah lebih maju lagi untuk bersama-sama mencapai target menghadirkan 2 juta unit EV di Indonesia,” jelas Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menambahkan kendaraan listrik adalah bisnis masa depan. Komitmen Presiden Jokowi dalam pengembangan sektor ini semakin menunjukkan ekosistem investasi Indonesia yang kondusif. Pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk memajukan industri baterai mobil listrik dalam negeri dengan menggunakan cadangan nikel yang berlimpah di Indonesia. "Kami menghargai partisipasi swasta Grab dan Hyundai yang telah berkolaborasi dengan pemerintah menjadi pionir dalam investasi yang strategis ini,” ujarnya.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata turut menambahkan GrabCar Elektrik merupakan bentuk nyata dari komitmen perseroan untuk mendukung ekosistem EV di Indonesia yang telah disampaikan ketika memperoleh investasi US$ 2 miliar dari SoftBank tahun lalu.

"Kedepannya, kami ingin menjadi salah satu pendorong yang menginisiasi kolaborasi bersama untuk menghadirkan solusi transportasi yang lebih efisien dan juga ramah lingkungan serta membangun kemitraan yang lebih erat dengan Hyundai,” katanya.(wn)