Taman di desa ini dilengkapi Augmented Reality

ilustrasi

JAKARTA (IndoTelko) - Aktivitas di luar ruangan tentunya akan lebih menyenangkan bagi keluarga, karena memberi kesempatan lebih banyak untuk bereksplorasi.

Sayangnya, begitu terbatasnya jumlah taman yang ada, terlebih lagi di area di luar kota besar, terutama yang didukung dengan teknologi.

Awadah Group bekerja sama dengan WIR GROUP melalui  salah satu unit usahanya AR&Co akan menghadirkan sebuah taman pertama di Indonesia yang diperkaya dengan teknologi Augmented Reality dengan lokasi di Desa Damai -  Peace Village di area Sleman, Yogyakarta pada akhir 2019.

Taman dengan luas 864 meter persegi mengajak para pengunjung untuk belajar secara interaktif dengan konsep edutainment untuk mendidik berbagai hal seperti keberagaman, toleransi, dan lain-lainnya.

Konsep ini juga diharapkan dapat memberi sumbangsih pada masyarakat sekitar untuk lebih membangun daerahnya. Peace Village ini didukung oleh Epson yang menyediakan perangkat kacamata berteknologi AR.

Setiap pengunjung akan diperlengkapi dengan perangkat mobile yang memberikan pengalaman Augmented Reality, dimana mereka harus menyelesaikan berbagai misi untuk berinteraksi dengan hewan-hewan virtual yang tersebar di dalam taman. Mereka juga dapat mempelajari karakteristik dari setiap hewan dan juga menjawab berbagai pertanyaan yang ada.

“Peace Village merupakan taman Augmented Reality pertama di Indonesia yang kami percaya bahwa dengan adanya penerapan teknologi ini akan mampu membuat pengalaman lebih menyenangkan dan sekaligus juga mendidik bagi para pengunjung,”  jelas Inisiator dari Peace Village yang merupakan salah satu unit dibawah Awadah Group Yenny Zannuba Wahid dalam keterangan kemarin.

“Kami selalu melihat potensi penerapan teknologi ini di bidang edutainment, dan melihat visi misi dari Peace Village terutama dalam kaitannya dengan pendidikan kemasyarakatan, maka kami mendukung penuh inisiasi dari ibu Yenny Wahid,” tambah General Manager AR&Co Juliwina.(wn)