Qlue bisa tingkatkan performa bisnis

Founder & CEO Qlue, Rama Raditya

JAKARTA (IndoTelko) - Qlue mendorong pelaku bisnis untuk melakukan transformasi digital dalam rangka meningkatkan performa bisnis perusahaan.

Qlue berkomitmen untuk memberikan ekosistem smart city yang memadukan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Internet of Things (IoT) yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi biaya operasional perusahaan.

Founder & CEO Qlue, Rama Raditya, menjelaskan saat ini teknologi telah mengalami evolusi yang sangat pesat dan mendorong para pelaku bisnis untuk terus melakukan inovasi. Karena inovasi teknologi, khususnya dalam bidang AI dan IoT, telah mengubah cara kerja tradisional dalam mengambil keputusan atau melakukan bisnis. Qlue hadir untuk membantu transformasi di berbagai instansi, baik swasta maupun pemerintah, dalam memanfaatkan inovasi di bidang AI dan IoT untuk mempercepat perubahan positif.

"Solusi teknologi kami seperti QlueVision, produk AI yang diimplementasikan di sistem CCTV untuk mengenali objek secara otomatis, QlueWork, aplikasi mobile untuk mengatur dan mengoordinasi pekerja di lapangan, dan QlueDashboard, platform integrasi data yang memberikan laporan secara real-time, membantu para pemimpin dalam mengumpulkan data dan mengidentifikasi masalah di lapangan secara cepat, efektif, dan akurat. Selain itu, berbagai solusi teknologi Qlue dapat mengurangi biaya operasional hingga 50%, meningkatkan produktivitas perusahaan hingga 300%, dan meningkatkan akuntabilitas setiap individu dalam setiap perusahaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Manado, Erwin Kontu, menyatakan Manado telah memanfaatkan platform Qlue untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi serta sebagai jembatan untuk menuju Manado Smart City. Posisi kota Manado yang strategis, terhubung langsung dengan 13 kota di Asia dan 19 kota di Indonesia, mendorong Manado untuk bertransformasi menjadi smart city. Penerapan Qlue dalam satu tahun terakhir telah meningkatkan jumlah partisipasi publik dan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah melalui Good and Open Governance.

“Kolaborasi Qlue dengan kota Manado telah berhasil membantu Pemkot Manado untuk meningkatkan pelayanan kepada warganya. Qlue menerima hampir 2.000 laporan dengan tiga laporan terbanyak antara lain masalah sampah, jalan rusak, dan iklan liar dengan akumulasi sebesar 59% dari total laporan. Melalui kerja sama Pemerintah Kota Manado dan Qlue, warga dapat berkontribusi nyata untuk pembangunan Kota Manado. Sementara platform yang terintegrasi dalam Cerdas Command Center Kota Manado, membantu koordinasi dan komunikasi antara Organisasi Perangkat Daerah dalam meningkatkan pelayanan publik. Sehingga, pelayanan publik menjadi semakin baik dan transparan di Kota Manado,” kata Erwin Kontu.

GM Enterprise Business Smartfren, Ronald Sipahutar, menjelaskan tantangan bisnis saat ini telah berkembang, di mana pengambilan keputusan harus dilakukan dengan cepat, efisien, dan akurat. Untuk itu, dibutuhkan konektivitas dan analisis data yang kuat. Smartfren sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, memadukan proses pengambilan keputusan dengan kemajuan teknologi. Smartfren bersama Qlue, berkolaborasi dalam melakukan pengembangan bisnis membangun solusi smart city dan smart management terlengkap.

“Dengan banyaknya solusi yang ditawarkan saat ini, para pelaku bisnis harus bisa memilih solusi yang tepat dengan spesifikasi yang sesuai untuk kebutuhan bisnisnya. Smartfren bersama Qlue, berencana untuk melakukan kolaborasi dalam melakukan pengembangan bisnis, untuk memaksimalkan produktivitas dan penghematan biaya,” kata Ronald Sipahutar.

“Sebagai perusahaan yang menawarkan ekosistem smart city di Indonesia, yang juga memiliki berbagai solusi pintar dengan implementasi yang luas, kami berharap Qlue dapat mempercepat perubahan positif di seluruh dunia, dimulai dari Indonesia, dan membantu merealisasikan Indonesia sebagai smart collaborative nation. Solusi smart city dari Qlue dapat membantu instansi pemerintahan dan bisnis untuk berani berubah dan berkembang mengikuti zaman dan tren teknologi,” kata Rama Raditya.(wn)