Layanan digital di Soetta diganjar Diamond Award oleh SQA 2019

JAKARTA (IndoTelko) - Peningkatan layanan dengan memanfaatkan teknologi digital di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) oleh Angkasa Pura II (AP 2) berbuah Diamond Award di ajang Service Quality Award (SQA) 2019.

"Pada tahun 2019 ini, merek-merek yang memperoleh penghargaan SQA dibedakan berdasarkan pada dua platform yaitu pelayanan konvensional dan pelayanan digital. Alhamdulilah, Bandara Soetta mendapat Diamond Award tahun ini untuk pelayanan digital," ungkap Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, pekan lalu.

Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan, upaya peningkatan layanan di Bandara Soetta memanfaatkan Teknologi Informasi sudah dilakukan sejak 2017. 

Kala itu Bandara Soetta mulai memiliki gedung pusat kendali terintegrasi yang disebut dengan Airport Operation Control Center (AOCC). Gedung yang dibangun Angkasa Pura II itu kini dioperasikan sebagai pusat kendali terpadu untuk berkolaborasi. Mulai dari Airport Operator, Airline Operator, Air Navigation, dan Authorities (yang meliputi Karantina, Bea Cukai, Imigrasi, Kepolisian, dan lain sebagainya).

Baru-baru ini telah dioperasikan Land Transportation Operation Center (LTOC) di gedung AOCC. Kehadiran LTOC bisa mempermudah early warning system detection atau deteksi dini yang cepat dan memberikan respons yang lebih cepat. 

Dijelaskannya, AOCC dapat memantau seluruh operasional bandara. Baik dari sisi udara maupun darat. Hasil dari sistem kerja itu terbukti dengan capaian On Time Performance Soekarno-Hatta tembus hampir 94 persen. AOCC tentu saja saat ini menjadi vital, karena seluruhnya termonitor serta dapat terkendali secara operasional dari sana.

Seperti mengatur sumber daya seperti parking stands, boarding gate, dan check in counter, bahkan dapat menampilkan kinerja jaringan dan perangkat teknologi informasi dalam mengelola serta mendistribusikan data operasi ke sejumlah stakeholder, termasuk juga berfungsi untuk memonitor, mengendalikan dan mengelola kehandalan fasilitas utama bandara.

Direktur Pelayanan & Fasilitas Angkasa Pura II Ituk Herarindri menyampaikan, aspek pelayanan di bandara memang tidak bisa hanya terus mengandalkan kualitas terbaik saja, tetapi juga harus bisa bertransformasi memenuhi kebutuhan pelanggan. Mulai dari self check-in, digital wayfinding, digital lounge, smart taxi, smart baggage, E-booth, serta smart toilet.

“Tentunya penghargaan ini merupakan komitmen atas kerja keras seluruh jajaran. Sekaligus bentuk pengakuan PT Angkasa Pura II (Persero) dalam memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa di Bandara Soekarno-Hatta,” tuturnya.(ad)