SATRIA akan didukung JUPITER System

Chief Executive Officer, PSN Adi Rahman Adiwoso.(dok)

JAKARTA (IndoTelko) - Hughes Network Systems, LLC (HUGHES) mengumumkan terpilihnya JUPITER System sebagai platform jaringan di darat untuk satelit Indonesia Raya  (SATRIA) yang diusung Konsorsium PSN  yang dipimpin PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN).

Konsorsium PSN telah membentuk Satelit Nusantara Tiga (SNT) sebagai perusahaan operasional yang menggarap proyek ini. 

Para pemegang saham SNT adalah PSN, PT Pintar Nusantara Sejahtera (Pintar), PT Nusantara Satelit Sejahtera, serta PT Dian Semesta Sentosa (anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk). PSN dan Pintar menjadi pemegang saham mayoritas SNT.

"Sebagai sebuah perusahaan satelit, PSN amat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan penuh yang diberikan kepada kami untuk menyediakan infrastruktur penting dalam pembangunan Indonesia. Sebagai pelanggan Hughes selama bertahun-tahun, kami mengetahui secara langsung sejumlah kemampuan JUPITER System, dan inilah solusi tepat bagi proyek nasional yang penting tersebut," kata Chief Executive Officer, PSN, mewakili Konsorsium PSN Adi Rahman Adiwoso, belum lama ini.

Senior Vice president & General Manager, International Division, Hughes Ramesh Ramaswamy menambahkan Satelit Multifungsi yang beroperasi dengan Hughes JUPITER System kelak mempercepat upaya mengatasi kesenjangan digital bagi semua warga Indonesia 

"Kami bangga karena bisa terlibat di dalam langkah penting ini, bersama pelanggan jangka panjang kami PSN beserta mitra-mitranya di Konsorsium PSN," katanya.

Memanfaatkan JUPITER System yang beroperasi di atas Nusantara Satu (PSN VI) High Throughput Satellite miliknya, PSN saat ini menghadirkan sejumlah layanan broadband bagi berbagai konsumen dan perusahaan, serta mendukung 2.000 Community Wi-Fi Hotspots, menyajikan akses Internet untuk satu juta warga Indonesia.

Menggunakan standar industri DVB-S2X mutakhir, JUPITER System tengah menjadi platform pilihan bagi kalangan operator telekomunikasi di dunia, mewujudkan kapasitas dan efisiensi tinggi untuk implementasi satelit broadband apa pun.

Sederet terminal bisa siap dipasang untuk seluruh pasar pelanggan serta skala gateways milik JUPITER System dapat diatur sesuai kebutuhan kapasitas multi-Gbps dari sistem HTS generasi baru sebagai Satelit Multifungsi.

Satelit SATRIA akan dibangun oleh Thales Alenia Space. Bertindak sebagai kontraktor utama, Thales Alenia Space akan menyediakan satelit jenis Very High Throughput (VHTS) berdasarkan platform Spacebus NEO yang sepenuhnya memakai tenaga listrik, serta dilengkapi digitalprocessor (5G) generasi kelima. 

Thales Alenia Spcae juga akan bertanggung jawab untuk memasok dua pusat kendali satelit (mainland backup), stasiun telecommand dan telemetri, serta segmen misi di darat yang terhubung dengan fully processed payload.

Selain itu, Thales Alenia Space akan mengadakan program pelatihan lengkap bagi para insinyur PSN, Sebagian dari mereka segera bergabung dengan proyek ini sebagai residents di Cannesand Toulouse selama program pelatihan.

SATRIA diperkirakan bisa diluncurkan pada Triwulan IV-2022, dan akan diposisikan dalam orbit 146 derajat bujur timur dengan usia pakai 15 tahun.(ak)