Grab bikin kompetisi AI

JAKARTA (IndoTelko) - Grab mengajak para talenta teknologi terbaik di Asia Tenggara untuk mengatasi tantangan di era modern dengan menggunakan Artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan) lewat kompetisi yang juga menawarkan kesempatan untuk bergabung dengan tim data science dan AI terkemuka di Grab.

Sebagai inisiatif strategik dari Grab, kompetisi ini bertujuan untuk mempromosikan penggunaan data dan AI yang dapat digunakan untuk mengatasi beberapa permasalahan era modern di Asia Tenggara, seperti kemacetan lalu lintas dan keamanan.

50 orang peserta terbaik akan ditawarkan kesempatan untuk bekerja secara full-time di Grab, dan memperoleh hadiah uang tunai untuk lima orang terbaik. Pemenang utama akan mendapatkan hadiah sebesar S$10,000.

“Di Grab, kami percaya untuk memanfaatkan teknologi untuk kebaikan. Kami memiliki salah satu data set terbesar di kawasan Asia Tenggara, yang mana jika dikombinasikan dengan AI dapat membantu membuat suatu kota menjadi lebih pintar, baik, dan aman. Melalui ‘AI for S.E.A’, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengikuti misi ini dengan tujuan membangun Asia Tenggara. Mereka akan mendapat kesempatan untuk bekerja dan belajar dari tim data science dan AI tingkat dunia, untuk bersama-sama membentuk solusi AI bagi kebaikan sosial,” jelas Head of AI Initiatives, Grab Wui Ngiap Foo.

Tiga tema tantangan yang diberikan dalam kompetisi ini adalah:
 
Traffic Management: Kemacetan lalu lintas di kota-kota di Asia Tenggara adalah salah satu yang terburuk di dunia, yang juga berdampak pada mobilitas dan pertumbuhan ekonomi. Dengan data Grab, buatlah sebuah model AI yang dapat mengurangi kemacetan di jalan-jalan di Asia Tenggara.
 
Computer Vision: Dengan membuat pemesanan kendaraan lebih efisien, penumpang akan mendapatkan kendaraan pesanan mereka lebih cepat, dan pengemudi bisa memperoleh penghasilan yang lebih banyak. Bikinlah sebuah model data yang bisa membuat proses identifikasi kendaraan lebih optimal, seperti detail merek dan model kendaraan.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengungkapkan perseroan  berinvestasi dalam jumlah besar untuk data science, machine learning, dan kapabilitas AI.

"Sekarang kami adalah salah satu tim data science dan AI terbesar di Asia Tenggara, dengan jumlah karyawan sebanyak 250 orang dan akan terus bertumbuh. Kami ingin membuat perkumpulan talenta AI yang lebih dalam dan luas di Asia Tenggara, dan kami harap dengan program seperti ‘AI for S.E.A’, kami dapat mengajak lebih banyak orang untuk berkarir di bidang ini. Kami sangat senang melihat banyaknya peserta yang tertarik mengikuti perlombaan ini, dalam satu minggu sudah terdaftar 1.500 peserta dari seluruh Asia Tenggara, dan bahkan dari Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab,” katanya.

Grab akan mengadakan roadshow ‘AI for S.E.A’ di Ho Chi Minh City, Jakarta, Kuala Lumpur, Manila, dan Singapura.(wn)