Real Count KPU sudah 51,9%, Jokowi semakin di depan

JAKARTA (IndoTelko) - Situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) menampilkan hasil hitungan sementara berbasis Formulir C1 bagi Pemilihan Presiden (Pilpres) per 29 April 2019 jam 16:30:03 dengan menyatakan sudah melakukan koleksi data dari 422.213 Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau 51.91073% dari total 813.350 TPS.

Hasil penghitungan suara (Situng) sementara menunjukkan Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin masih memimpin perolehan dengan 44.599.96 juta suara (56,18%).

Sementara pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno memperoleh 37.783.064 suara (43,82%).

Kedua pasangan terlihat bersaing ketat meraih suara di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

Jokowi terlihat menang telak untuk sementara di Jawa Tengah dengan perolehan 10.422.539 suara, sementara Prabowo hanya memperoleh 3.067.331 suara di wilayah itu.

Daerah Jawa Timur juga menjadi kunci kemenangan sementara Jokowi dengan perolehan suara 5.780.116 sementara Prabowo hanya 2.844.581 suara.

Sementara situs agregasi Realcount.id memperlihatkan di crowd source KawalPemilu pasangan Jokowi memimpin dengan 31.637.991 suara (53,4%), sedangkan Prabowo dengan 27.632.319 (46,6%), dimana proses perhitungan di platform ini sudah mencapai 42,38% dari total suara yang ada.

Di aplikasi Ayo Jaga TPS masih memberikan keunggulan bagi pasangan Prabowo dengan 4.806.196 suara (62,9%) sementara Jokowi mendapatkan 2.833.841 suara (37,1%).

Co-Founder Ayo Jaga TPS Mochammad James mengakui dua hari lalu tak menayangkan hasil penghitungan sementara versi platformnya karena tim pengolah data diliburkan.

"Kita sekarang sudah tembus sekitar 7,6 juta suara dari 37 ribu lebih TPS. Pertumbuhannya sedikit karena memang tim ada yang diliburkan. Bagi kami tak penting buru-buru, karena gak ada kesimpulan apapun yang bisa diklaim oleh semua yang bikin “hitungan swasta”, sampai hasil hitung manual KPU selesai tanggal 22 Mei mendatang. Bagi kami yang penting data dipublikasikan ini berkualitas tinggi alias langsung dari relawan, bukan mengolah lagi yang ada di situs KPU," tutupnya.(id)