Kredit macet Esta Kapital di bawah rasio NPL

JAKARTA (IndoTelko) - Esta Kapital mengumumkan bahwa angka kredit macet lebih dari 90 hari atau non-performing loan (NPL) yang dimilikinya berada di bawah rasio NPL fintech peer to peer lending yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelumnya, OJK merilis NPL fintech peer to peer lending yang sudah mencapai 3,18% hingga bulan Februari 2019. Rasio NPL tersebut diambil berdasarkan data dari 99 fintech peer to peer lending yang telah terdaftar di OJK per 1 Februari 2019.

Direktur Utama Esta Kapital, Yefta Surya Gunawan, menyatakan bahwa NPL yang dimiliki Esta Kapital per akhir Maret 2019 sebesar 0,6% atau sangat jauh di bawah rata-rata NPL fintech peer to peer lending yang telah dirilis oleh OJK tersebut.

“Dengan konsep pemberian pinjaman tanpa menggunakan agunan dan dapat menekan angka kredit macet pada angka 0,6% di tahun pertama kami beroperasi merupakan salah satu pencapaian yang baik bagi kami,” jelas Yefta dalam keterangan belum lama ini.

Esta Kapital sendiri merupakan penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi (peer to peer lending) yang berfokus untuk menyalurkan pinjaman kepada kaum wanita dari keluarga pra sejahtera yang tersebar di daerah-daerah pelosok hingga Indonesia bagian timur. Hingga akhir Maret 2019, Esta Kapital telah menyalurkan pinjaman kepada lebih dari 13.800 Peminjam.

Yefta menjelaskan, meskipun Penerima Pinjaman Esta Kapital cukup banyak dan tersebar secara luas hingga daerah-daerah Indonesia Timur seperti di Masamba, Palopo, Maluku, Kolaka, Takalar, dan daerah-daerah lainnya, tetapi Yefta yakin dapat terus menekan angka NPL yang sudah dimiliki saat ini.

“Melihat dari proses bisnis, apa yang telah kami lakukan, dan apa yang akan kami lakukan; kami akan selalu berusaha dan yakin dapat menekan angka kredit macet untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para Pemberi Pinjaman. Penerapan sistem tanggung renteng, pemberian pelatihan dan pendampingan kepada para Peminjam, serta penguatan ekosistem bisnis kami adalah sebagian langkah serius yang kami lakukan untuk menekan angka NPL dalam rangka Membangun Komunitas Tanpa Kemiskinan,” tambah Yefta.(wn)