Pasca debat Cawapres, elektabilitas Sandi melesat?

JAKARTA (IndoTelko) - Debat dua calon wakil presiden (Cawapres) yang ikut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 telah usai digelar pada 17 Maret 2019.

Dua cawapres yaitu KH. Ma'ruf Amin (KMA) dan Sandiaga Uno telah berhasil menyajikan adu gagasan yang menarik perhatian publik tak hanya di televisi tetapi juga dunia maya.
 
Di Pilpres 2019, Sandiaga Uno atau akrab disapa Sandi berpasangan dengan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden dan mendapat nomor urut 02.

Sementara KH. Ma'ruf Amin berpasangan dengan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Calon Presiden dan mendapat nomor urut 01.

Pemantauan mesin analisa media sosial Curiosity Every Particular Object and Data (CEPOD) pasca debat dilaksanakan Sandi menempati elektabilitas yang tinggi dibandingkan kandidat lainnya termasuk kandidat Presiden sekalipun.

Dalam data yang dikeluarkan CEPOD hingga pukul 12.00 WIB, (18/3), dengan mengumpulkan percakapan di dunia maya sejak 11 Maret-18 Maret 2019 menggambarkan bahwa elektabilitas Sandiaga Uno meningkat pesat.

"Artinya, Sandi telah sukses menampilkan diri dan meraih simpati warga secara signifikan melalui program-program yang disampaikan melalui Debat Minggu (17/3) malam," ungkap CEO CEPOD Achmad SW dalam keterangan, Selasa (19/3).

Di sisi lain, performa KH. Ma’ruf Amin pun cukup mengejutkan warga dengan paparan argumentasi dan program-programnya. Dari data diketahui bahwa ada sebanyak 43.818 unique account yang memperbincangkan Sandi di media online dan media social. Sedangkan KH. Ma’ruf Amin hanya dibahas sebanyak 26.593 kali saja.

Sebaran percakapan di dunia maya pada 18 Maret 2019

Dari data yang diambil hanya di 18 Maret 2019, di sejumlah platform media sosial seperti Twitter, Facebook, Youtube, dan Media online tercatas ada 79.531 bahasan terkait Pilpres 2019.

"Sungguh menakjubkan sebab sekitar 31.798 kali diantaranya menyebut-nyebut Sandiaga Uno. Dari data yang kami peroleh ada 44.826 unique account yang terlibat secara aktif dalam menaikan popularitas Sandi Uno di media sosial dan media online," ulasnya.

Dalam pengamatannya, sosok Sandiaga Uno yang berkarakter energik, pebisnis, dan muda adalah modal awalnya mendulang suara. Modal inilah yang berhasil menggaet suara dari kalangan ibu-ibu rumah tangga, pebisnis UKM, dan kelompok milenial pemilik bisnis.

"Pesona Sandiaga Uno ini akan sangat mendongkrak elektabilitas Paslon nomor Urut 2 khususnya menyasar suara milenial yang sebesar 190 juta. Sangat mungkin para milenial yang kecewa terhadap Petahana mengalihkan suaranya di hari pemungutan suara. Kompetisi meraup suara milenial dari kedua Paslon pada dasarnya banyak bertumpu pada Sandi dan Jokowi semata," analisanya.(id)