Kominfo ajak masyarakat pantau konten negatif di Medsos

ilustrasi

JAKARTA (IndoTelko) – Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengajak masyarakat untuk ikut secara aktif terlibat dalam pemantauan aplikasi penyedia konten serta pembuatan konten yang positif dan kreatif di media sosial (Medsos).

"Semua aplikasi itu harus ada peran masyarakat. Masyarakat turut mengawasi, misalnya melalui tombol khusus pelaporan.  Kalau tidak ada peran masyarakat siapa yang ikut menjaga platform ini. Kalau diambil alih oleh konten-konten negatif maka nantinya konten positif dan konten yang lebih kreatif akan terdesak," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, kemarin.

Disarankannya, jika ada aplikasi yang penggunanya dibawah usia 13 tahun, harus memiliki parental guide. "Ditanya kembali ada interaktif dan ada syarat yang harus dipenuhi pengguna aplikasi," jelasnya.

Menurutnya banyak aplikasi yang menarik jika dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat akan dapat mendorong kreativitas.

"Kalau dilihat dari aplikasinya sih menarik, itu bukan live streaming tapi video streaming. Jika lebih kreatif menggunakan ini bisa jadi seleksi sebelum masuk ke televisi. Bisa dalam bentuk tarian, stand up comedy, sitkom atau video pendek. Banyak aplikasi yang bisa empowering para content creator kalau digunakan dengan baik," ungkapnya.

Selain pelibatan masyarakat, Kominfo mendorong pengembang aplikasi mematuhi dan menegaskan komitmen dalam mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.

"Hal itu bisa dikembangkan dengan membuat standar komunitas khusus Indonesia. itu yang dilakukan oleh Facebook, Youtube, Telegram dan yang lainnya," pungkasnya.(wn)