GDN ikut berinvestasi di GO-JEK

Menkominfo Rudiantara (baju putih) bersama petinggi GO-JEK dan GDN (ist)

JAKARTA (IndoTelko) - PT Global Digital Niaga (GDN), anak usaha dari PT Global Digital Prima (GDP) Venture, secara resmi mengumumkan investasi di GO-JEK.  

GDN menilai GO-JEK memiliki kemampuan menghadirkan layanan applicable online solution yang inovatif, jangkauan konsumen yang luas, dan secara konsisten menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Hal inilah yang kemudian menjadikan GDN melihat investasi yang dilakukan terhadap GO-JEK merupakan sebuah langkah yang tepat.

CEO  Global Digital Niaga Kusumo Martanto menilai pihaknya memiliki kesamaan dengan GO-JEK yang mampu membuka akses semakin luas bagi pelaku UMKM.

”Ada banyak kesamaan antara GDN dan GO-JEK yang bisa dikolaborasikan dalam hal membuka akses yang semakin luas bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi digital, pengembangan jasa logistik, merchandising, dan tak menutup kemungkinan untuk jangka panjang kami akan melakukan pengembangan teknologi ataupun pembangunan produk bersama,” ujarnya, kemarin.  

Chief Executive Officer dan Founder GO-JEK Nadiem Makarim menyatakan sebagai sesama pemain lokal di sektor teknologi konsumer, GDN dan GO-JEK memiliki visi yang sama untuk mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kami akan menjajaki berbagai peluang kemitraan termasuk dengan lini usaha eCommerce dari GDN yaitu Blibli.com, dan dengan anak usaha atau afiliasi lainnya dari grup GDN.

Mendukung
Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mendukung kolaborasi strategis antara dua perusahaan digital besar di Indonesia itu.

“Hal ini efeknya bisa meningkatkan confidence dari investor asing, mereka lihat investor Indonesia saja masuk, mereka juga ingin,” paparnya.

Menteri Kominfo menyatakan investasi yang besar terhadap sebuah perusahaan digital akan membuka lapangan pekerjaan lebih luas.

“Gara-gara ada inovasi ini kan bisnis jadi buka seluas-luasnya. Investasi masuk, lapangan kerja juga bisa cepat buka,” imbuhnya.

Kominfo mengungkapkan GDN yang memiliki lini usaha Blibli.com bersama Gojek Indonesia mengumumkan kerja sama untuk membesarkan ekosistem digital yang lebih sehat. Dengan total nilai investasi sebesar Rp 1 triliun, kolaborasi dua industri digital itu akan memperkuat ekonomi digital Indonesia.

Saat ini Kominfo mencatat startup yang telah terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di sistimnya adalah Go-jek Indonesia, Uber Indonesia, Grab Indonesia, Traveloka, BliBli, Tokopedia Bukalapak, Ruang Guru, OLX, Rajakamar, Catchplay, Net CJ, Halodoc, Kudo, JD.id,  Indoreg, Pegi Pegi, dan Tiket.com.(id)