BNI kembangkan Digitrash untuk digitalisasi Bank Sampah

Ilustrasi

JAKARTA (IndoTelko) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengembangkan kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Danone dalam hal transaksi secara real time online dengan Bank Sampah di DKI Jakarta.

Kolaborasi ini dilaksanakan dengan menggunakan rekening Tabungan dan Agen46, yang kemudian akan didukung dengan sebuah aplikasi yang memudahkan masyarakat pengelola sampah di DKI Jakarta mencatatkan hasil konversi sampah hingga bernilai ekonomis dengan Bank Sampah yang dikelola oleh pemerintah daerah.

Aplikasi ini saat ini masih dalam proses pengembangan, dan direncanakan akan dinamakan BNI Digitrash.

Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengembangkan Budaya Menabung dengan mengkonversi sampah yang mereka kelola menjadi penghasilan tambahan di Bank Sampah yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta bersama dengan seluruh Suku Dinas Lingkungan di Provinsi DKI Jakarta.

Sedangkan pihak Danone sendiri bertindak sebagai pembeli sampah yang telah dikumpulkan oleh warga melalui Bank Sampah.

Kerja sama ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman Tata Kelola Sampah Berbasis Masyarakat yang Diimplementasikan dalam Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah antara BNI, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, dan Danone di Jakarta, Selasa (21/11).

“BNI Digitrash yang sedang dikembangkan ini diharapkan nantinya dapat mendukung monitoring dari gerakan Ayo Menabung dengan sampah. Dengan pengembangan aplikasi berbasis web dan mobile ini,  aplikasi dapat dimanfaatkan oleh stakeholder yang terkait dengan gerakan ini. Aplikasi ini nantinya akan memiliki kapabilitas sebagai dashboard, database, dan juga transaksi,” ujar Corporate Secretary BNI Kiryanto dalam keterangan, kemarin.

Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar mengelola lingkungan yang bersih, rapi, dan sehat. Warga juga diajak mengubah paradigma, agar memandang sampah sebagai sesuatu yang memiliki nilai ekonomis.

Edukasi tersebut juga ditujukan untuk membentuk budaya menabung ditengah masyarakat melalui produk tabungan dengan persyaratan yang mudah dan ringan melalui Agen 46 BNI.

Agen46 BNI merupakan kepanjangan tangan BNI dalam memberikan pelayanan perbankan kepada masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan dalam menjangkau outlet atau jasa perbankan. Dengan melibatkan Agen46 BNI, maka Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah juga sekaligus menyukseskan program Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).(wn)