Fortinet siapkan SD-WAN hadapi ekonomi digital

ilustrasi

JAKARTA (IndoTelko) - Fortinet mengumumkan perluasan terbaru dari Security Fabric, menampilkan fungsi SD-WAN yang telah ditingkatkan yang terintegrasi dengan kemampuan keamanan Fortinet yang terjamin.

FortiOS versi 5.6 menggabungkan keamanan terdepan dengan fungsi jaringan software-defined. Integrasi ini memungkinkan perusahaan yang terdistribusi untuk menyederhanakan infrastruktur mereka, menekan biaya WAN, dan secara aman menyediakan pengguna mereka akses langsung terhadap public cloud, datacenter, dan layanan SaaS (Software-as-a-Service) yang mereka butuhkan untuk bersaing dalam ekonomi digital dengan sukses.

"Pemakaian cloud publik yang meningkat membutuhkan infrastruktur Wide Area Networking yang dapat menghubungkan kantor cabang dengan sumber daya perusahaan secara reliabel dan efisien. Teknologi SD-WAN menawarkan pilihan koneksi yang fleksibel, fitur quality of service, layanan koneksi jaringan yang diotomatisi, dan penyebaran yang disederhanakan untuk berubah sejalan dengan pergeseran dalam pertukaran perusahaan. Manfaat dan kemampuan dari SD-WAN sekarang digabungkan dalam FortiOS 5.6 untuk memberikan solusi yang terintegrasi dengan mulus serta menyederhanakan transisi pelanggan kami ke infrastruktur jaringan software-defined yang lebih fleksibel, mudah diperluas, dan aman," kata Senior vice president of products and solutions, Fortinet John Maddison dalam keterangannya, kemarin.

Menurutnya, menghadapi peningkatan permintaan terhadap akses dan konektivitas untuk ekonomi digital saat ini, pelaku bisnis mencari solusi SD-WAN untuk mengatasi keterbatasan cakupan, biaya yang lebih tinggi, dan karakteristik yang semakin kompleks dari arsitektur WAN tradisional. Kendati keunggulan-keunggulan ini, banyak perusahaan yang masih ragu untuk menggunakan solusi SD-WAN akibat kekhawatiran mengenai keamanan dengan adanya akses langsung pada data dan layanan SaaS yang bersifat sensitif, bersamaan dengan trend peningkatan ancaman seperti SSL encrypted malware, ransomware, dan volume yang terus meningkat dari upaya penyusupan yang canggih.

Fortinet memberikan kemampuan SD-WAN yang telah ditingkatkan tersebut dengan memanfaatkan Security Processing Unit miliknya untuk memperlancar tugas-tugas keamanan dan yang disesuaikan dengan jaringan. Arsitektur yang dioptimalkan ini memberikan kemampuan analisis dan inspeksi keamanan yang mendalam untuk menandingi dan melampaui CPU umum kelas enterprise yang memberdayakan produk saingan.

Sifat terbuka dari Security Fabric memberikan fleksibilitas kepada perusahaan yang terdistribusi dalam memanfaatkan ekosistem mitra SD-WAN yang Fabric-Ready milik Fortinet yang semakin luas. API (Application Programming Interfaces) Fortinet yang terumuskan dengan baik memungkinkan integrasi mendalam dengan Fortinet Security Fabric dan mitra menjalani solusi validasi dengan komitmen terhadap interoperabilitas berkelanjutan sebagai bagian dari program ini.(wn)