JAKARTA (IndoTelko) – Portal eCommerce OLX menawarkan program #BekasJadiDuit bagi masyarakat yang membutuhkan uang usai libur Lebaran.
“Program ini solusi bagi masyarakat yang ingin kantongnya kembali terisi pasca habis-habisan selama libur Lebaran,” ungkap Chief Marketing Officer OLX Indonesia Edward Kilian, kemarin.
Diungkapkannya, tingginya tingkat pengeluaran belanja saat Lebaran, terkadang membawa kondisi keuangan yang kurang baik bagi masyarakat.
Survei kecil yang dilakukan OLX Indonesia di media sosial menunjukkan 45% masyarakat mengaku bahwa pengeluaran belanjanya naik dua kali lipat saat Lebaran. Sekitar 69% responden survei mengharapkan adanya dana tambahan setelah Lebaran. Sayangnya, cara paling umum yang digunakan untuk mendapatkan tambahan dana adalah memakai tabungan.
OLX Indonesia meluncurkan program #BekasJadiDuit untuk mengajak masyarakat mengembalikan dana yang dikeluarkan saat Lebaran, dengan menjual barang-barang bekas yang secara fungsional masih baik, tapi sudah tidak digunakan.
Untuk memeriahkan program tersebut, OLX Indonesia juga membuat kompetisi #BekasJadiDuit di media sosial. Kompetisi yang diadakan mulai 13 Juli hingga 12 Agustus 2016 ini hadir dengan beragam hadiah, seperti Yamaha Mio, Smart TV, gadget, dan saldo OLX.
Selama kompetisi berlangsung, masyarakat dapat memasang iklan sebanyak-banyaknya untuk kategori otomotif, gadget, olahraga, kebutuhan rumah tangga, dan juga fashion. Nantinya, setiap iklan yang ditayangkan akan mendapatkan satu poin dari OLX Indonesia.
Pemenang kompetisi adalah orang yang berhasil mengumpulkan poin paling tinggi. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 18 Agustus 2016, melalui akun Facebook dan Twitter OLX Indonesia. "Melalui program ini barang bekas dapat menghasilkan dana tambahan, sekaligus memberi kesempatan untuk memenangkan hadiah dari OLX,” katanya.
Sebelumnya, OLX Indonesia juga memiliki program serupa yang diberi nama Bekas Jadi Berkah. Program ini bertujuan menginspirasi masyarakat Indonesia untuk membantu sesama dengan memanfaatkan barang yang tak terpakai.(wn)