Indonesia Harus Optimalkan Potensi eCommerce

Pembukaan Indonesia E-Commerce Summitt and Expo (dok)

JAKARTA (IndoTelko) – Indonesia harus bisa mengoptimalkan kehadiran eCommerce untuk meningkatkan perekonomian di masa depan.

“Alibaba kabarnya sudah masuk ke Indonesia. Ini artinya potensi ekonomi digital di Indonesia itu besar,” Presiden Joko Widodo dalam Peresmian Pembukaan Indonesia E-Commerce Summitt and Expo (IESE) Tahun 2016 di Nusantara Hall, Indonesia Convention and Exhebition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, kemarin.  

Menurutnya, mengalirnya pemain asing tak bisa ditolak, tetapi pemain lokal juga harus terus berbenah. “Kita harus genjot juga kemampuan pemain lokal. Saya titip hasil-hasil pertanian juga dilirik eCommerce, begitu juga nelayan yang ingin jual produknya, usaha mikro dan kecil, dan produk-produk kampung desa bisa disambungkan dengan aplikasi-aplikasi," ujarnya.

Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA), Daniel Tumiwa mengatakan industri eCommerce di Indonesia mampu mengubah hidup para pelakunya.“Contoh yang paling fenomenal saat ini adalah hadirnya Go-Jek yang memberikan solusi transportasi bagi warga di berbagai kota besar di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dalam sambutannya menekankan pada NDA (network, device, application) sebagai pra-syarat agar industry e-commerce Indonesia bisa semakin maju dan berjalan lebih baik lagi.

Di Indonesia sendiri, pertumbuhan penggunaan smartphone untuk berbelanja online mencapai 55,5%, atau naik dari tahun sebelumnya yang baru mencapai 54,9%. (Baca juga: Kondisi eCommerce di Indonesia)

Director, MasterCard Indonesia Tommy Singgih mengatakan pertumbuhan eCommerce dan penggunaan teknologi pembayaran terbaru melalui smartphone tersebut menunjukkan bahwa seiring dengan perkembangan zaman, orang-orang akan terus mencari sebuah cara pembayaran baru yang lebih nyaman dan dapat dilakukan kapan saja.

“MasterCard, bersama-sama dengan para mitra strategis, akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman pembayaran yang tidak hanya lebih mudah dan nyaman, namun juga memberikan rasa aman bagi para pemegang kartu MasterCard saat berbelanja dan bertransaksi online,” katanya.   

Di ajang tersebut MasterCard memamerkan MasterPass yakni merupakan sebuah platform digital yang memungkinkan para pemegang kartu MasterCard untuk merasakan sebuah pengalaman berbelanja online yang berbeda melalui dompet digital (digital wallets) yang dapat diakses secara global melalui jaringan MasterPass.(wn)