Peruri Perkuat Kemampuan di Uang Digital

Prasetio (kiri) kala pembukaan acara High Security Printing belum lama ini (dok/Peruri)

JAKARTA (IndoTelko) –  Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) kemampuan kompetensinya di bisnis uang digital.

"Uang digital sekarang terus berkembang. selain mencetak uang kartal, kami terus memperkuat kompetensi dari penggunaan uang digital," kata Direktur Utama Peruri Prasetio dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.  

Diharapkannya dengan terus ditingkatkan kompetensi bisa menjadi salah satu pemain payment gateway nasional.  "Kompetensi di bidang digital ini, sebagai manage operator bisa kami sebut National Payment Gate Way ataupun apalah, yang terpenting memverifikasi konsolidasi transaksi nonuang cetak atau kartal," katanya.

Diungkapkannya, hingga saat ini proses perkembangannya masih diselesaikan di tingkatan Kementerian BUMN, untuk membangun sinergi antar perusahaan BUMN, misal untuk infrastruktur dengan Telkom, bisa juga dengan swasta.

"Saat ini sudah banyak switching yang ingin berkerja sama dengan Peruri, tapi kembali lagi kepada road map dari BUMN sendiri," katanya lagi.
Menurutnya, di bisnis uang digital, Peruri  masuk pada kategori perusahaan independen, dengan kata lain tidak masuk pada banking ataupun telekomunikasi jaringan, namun dalam rangka upaya mendukung perkembangan uang digital.

“Nanti kita andalkan anak usaha yaitu, PT Peruri Digital Security (PDS) untuk menggarap segmen uang digital,” katanya.

Sekadar diketahui, Perum Peruri mencatat  pendapatan usaha sebesar Rp2,170 triliun pada triwulan III 2015 atau naik 26% jika dibandingkan periode sama sebelumnya Rp1,720 triliun. (Baca juga: Anak usaha Peruri di eMoney)

Laba usaha juga tumbuh 42% dari Rp262 miliar (pada triwulan III 2014) menjadi sebanyak Rp373 miliar (pada triwulan III 2015). Laba bersih Peruri untuk Triwulan III 2015 sebesar Rp231 miliar, naik 20%, jika dibandingkan pada 2014 yang mencapai Rp192 miliar.(ak)