GrabTaxi Pilih Singapura sebagai Hub Teknologi

Ilustrasi (dok)

JAKARTA (IndoTelko) – Aplikasi pemesanan taksi, GrabTaxi, memilih Singapura sebagai lokasi Hub teknologi dengan menggelontorkan dana sekitar US$100 juta untuk riset dan pengembangan di negara itu.

Hub dari GrabTaxi akan menempati lokasi sekitar 4,500 meter persegi di jantung bisnis Singapura sementara dana sebesar US$ 100 juta akan digelontorkan secara bertahap dalam beberapa tahun guna mendukung sekitar 200 tenaga ahli guna menganalisa data dari berbagai sumber.

Para tenaga ahli kabarnya akan berasal dari jebolan Facebook, Amazon, dan Palantir Technologies. Pusat pengembangan ini akan dipimipin oleh Chief Technology Officer Grab Taxi Wei Zhu yang dulunya pernah bekerja di Facebook.   

Pilihan jatuh ke Singapura karena kondisi infrastruktur dan iklim bisnis di negara itu yang mendukung serta posisinya yang strategis di Asia Tenggara. “Singapura memiliki potensi pasar besra dan penting bagi kami,” kata CEO GrabTaxi Anthony Tan seperti dikutip Zdnet, kemarin.

Diungkapkannya, dana sebesar US$ 100 juta berasal dari pendapatan perseroan serta investor seperti Softbank yang menggelontorkan dana sebesar US$250 juta ke aplikasi ini tahun lalu.

Aplikasi ini kabarnya didukung sekitra 75 ribu mitra armada dan telah diunduh sebanyak 3,8 juta kali sejak 2012 dimana ada satu pemesanan setiap tujuh detik. Wilayah operasi GrabTaxi ada di  Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, Indonesia, Filipina.(ak)