Telkom IndiHome Banjir Peminat di Jabodetabek

Ilustrasi (dok)

JAKARTA (IndoTelko) –  Aksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menawarkan layanan triple play dengan merek IndiHome mendapat respons positif di pusat pertarungan pasar telekomunikasi nasional, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang,  dan Bekasi (Jabodetabek).

Layanan Indihome terdiri dari akses internet kecepatan tinggi hingga 100 Mbps, telepon rumah berupa bebas panggilan lokal dan interlokal 1000 menit per bulan, dan Internet Protocol TV (IPTV) dalam satu paket dengan harga yang lebih hemat.

Selain tiga layanan tersebut, juga tersedia berbagai layanan tambahan yakni wifi, selular, digital music, global call dan home automation khusus bagi pelanggan Indihome. Artinya, total terdapat delapan layanan dalam satu paket, jadi layanan Indihome bisa juga disebut sebagai octuple play.

“Tiap hari ada penambahan IndiHome di wilayah Jabodetabek lebih dari 2000 pelanggan. Saya kebut terus penjualan tannpa melupakan pelayanan baik kala instalasi atau setelah pemasangan,” ungkap Executive General Manager Telkom Regional II Prasabri Pesti, di Jakarta, Jumat (20/3).

Dikatakannya, saat ini Telkom terus meningkatkan jangkauan layanan serat optik agar bisa memenuhi animo tinggi dari masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas minat dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan IndiHome ini. Mohon maaf kalau ada yang masih harus menunggu dikarenakan animo masyarakat yang luar biasa. Kami akan terus percepat pelayanan IndiHome agar masyarakat merasakan true broadband, true care,” kata Pria yang akrab disapa PP ini.

Dalam catatan, hingga pertengahan Maret ini, pelanggan Indihome telah mencapai lebih dari 200 ribu. Kekuatan IndiHome pada  jaringan serat optik yang dimiliki Telkom. Emiten Halo-halo ini terus membangun jaringan serat optik di seluruh Indonesia.

Di ujung barat, Telkom membangun jaringan fiber optik sepanjang 400 kilometer di jalur tengah Aceh. Di ujung timur, Telkom menggelar infrastruktur serat optik yang membentang dari Maluku hingga Papua yang disebut Maluku Cable System (MSC).

MCS bagian dari program pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi Maluku Papua Cable System sepanjang 5.444 km kabel laut dan 655 km kabel darat. Pada tahun ini diharapkan jaringan fiber optik yang dibangun mampu melayani hingga 3 juta pelanggan Indihome.  

Semua ini adalah bagian dari inisiatif Indonesia Digital Network yang akan menghubungkan seluruh Nusantara mulai dari Aceh hingga Papua. Pembangunan jaringan serat optik di seluruh wilayah Indonesia juga ditujukan untuk mengurangi digital divide dari aspek ketersediaan dan pemerataan infrastruktur ICT.(dn)