Tren Broadband, Dari Triple Play hingga Octuple Play

Ilustrasi (dok)

JAKARTA (IndoTelko) – Era layanan broadband membuka berbagai kemungkinan baru bagi service provider dalam memberikan layanan kepada pelanggan.

Analogi yang sering digunakan untuk membandingkan broadband dan narrowband adalah jalan. Bila narrowband adalah jalan biasa, maka broadband adalah jalan tol. Jika jalan semakin lebar, maka lebih banyak mobil dengan kecepatan tinggi yang bisa lewat. Berkat broadband, lebih banyak layanan yang bisa dinikmati oleh pelanggan.

Di segmen Fixed Broadband yang mengandalkan akses dengan serat optik,  awalnya dikenalkan layanan triple play atau tiga layanan dalam satu paket, yaitu telepon rumah, akses internet kecepatan tinggi dan televisi, khususnya IPTV (Internet Protocol Television).

Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan pengembangan layanan baru untuk mengantisipasi perubahan gaya hidup yang juga terus berkembang dan menyebabkan tumbuhnya kebutuhan dan keinginan baru dari pelanggan.

Seiring semakin meluasnya penggunaan layanan broadband dan semakin berkembangnya fasilitas yang digunakan, maka muncullah istilah quadruple play.

Dari postingan-postingan yang dilakukan oleh ITU (International Telecommunication Union) tercermin bahwa yang dimaksud layanan quadruple playa dalah layanan triple play ditambah layanan nirkabel (wireless) baik selular maupun WiFi.

Tetapi istilah tersebut lebih merupakan gimmick marketing, bukan teknis, sehingga kadang-kadang diartikan beda oleh beberapa service provider. Pada akhirnya istilah quadruple play menjadi kabur.

Beberapa service provider yang tidak mempunyai kapabilitas untuk memberikan empat layanan tersebut (triple play + layanan nirkabel), mulai mengartikan istilah quadruple play menjadi empat layanan dalam satu paket (quadruple = lipat empat). Jenis keempat layanan dalam paket tersebut menjadi variasi disesuaikan dengan kapabilitas service provider.

“Kalau Anda tanya Telkom,  kami dengan  Indihome tidak  lagi triple play atau quadruple play, tetapi bisa disebut sebagai octuple play, delapan layanan dalam satu paket,” ungkap VP Consumer Marketing & Sales Telkom Jemy Confido, kemarin.

Dijelaskannya, IndiHome diberikan untuk mendukung sepenuhnya perkembangan gaya hidup dan kebutuhan pelanggan, dimana desain layanan triple play ditambah berbagai layanan seperti  wifi, selular, digital music, global call dan home automation.

“Tetapi paket layanan tersebut tetap dapat dinikmati dengan harga yang  kompetitif,” katanya.

Komponen
Dikatakannya, komponen pertama dari layanan Indihome adalah akses internet kecepatan tinggi dengan dukungan jaringan fiber optik. Berbeda dengan kabel tembaga yang menyalurkan arus listrik dalam mengirimkan data, maka serat optik menyalurkan gelombang cahaya. Gelombang cahaya mempunyai kecepatan rambat (dalam ruang vakum) yang tetap, yaitu 3 x 100 juta meter per detik.

Kecepatan yang sama dengan arus listrik dan gelombang elektromagnet (dalam ruang vakum), karena gelombang cahaya adalah bentuk gelombang elektromagnet maka sesungguhnya secara kecepatan baik menggunakan kabel tembaga maupun fiber optik sama saja yaitu sama-sama kecepatan cahaya (light speed). Pembedanya, berapa volume data per detik yang mampu disalurkan (dalam satuan bit per second atau bps).

“Saat ini akses internet pada Indihome yang menggunakan jaringan serat optik ditawarkan dengan kecepatan dari 10 Mbps sampai dengan 100 Mbps,” katanya.

Komponen kedua layanan Indihome adalah televisi. Saat ini terdapat total 99 channel, termasuk channel favorit seperti BeIN 1, BeIN 2, BeIN 3 untuk penggemar olahraga dan HBO, HBO Hits, Fox Movies Premium untuk penggemar film dan masih banyak lagi.

Menggunakan teknologi IPTV maka pelanggan bisa memanfaatkan berbagai fitur canggih yang interaktif dan membuat pelanggan lebih memegang kendali dalam menikmati layanan TV.

TVOD (TV On Demand) memungkinkan pelanggan untuk bisa memilih tayangan TV yang mau ditonton dalam kurun waktu sampai dengan 7 (tujuh) hari yang lalu.

Selain itu pelanggan bisa melakukan Pause dan Rewind untuk tayangan televisi yang sedang dinikmati. VOD (Video On Demand) menyediakan banyak pilihan film yang bisa ditonton sesuai waktu yang diinginkan. “Telkom menjadi penyedia layanan TV interaktif pertama di Indonesia,” tegasnya.

Komponen ketiga adalah layanan telepon rumah dengan konsep baru yang lebih fleksibel, memberikan manfaat lebih dan hemat bagi pelanggan. Kebebasan juga diberikan bagi pelanggan untuk melakukan panggilan telepon rumah baik lokal maupun interlokal dengan kuota sebanyak 1.000 menit per bulan.

Keempat, adalah layanan telekomunikasi nirkabel seluler. Komponen layanan ini ditawarkan kepada pelanggan dalam dua jenis layanan: Kartu Halo Telkomsel spesial untuk pelanggan Indihome dan panggilan unlimited dari telepon rumah ke nomor Telkomsel.

Kelima, masih merupakan layanan nirkabel, yaitu akses internet wifi di seluruh jaringan Indonesia Wifi atau wifi.id yang kini telah memiliki lebih dari 100.000 access point yang tersebar di seluruh Indonesia. Akses internet unlimited di jaringan wifi.id tersebut dapat dinikmati hanya dengan Rp 10 ribu per bulan khusus untuk pelanggan IndiHome.

Keenam, adalah layanan digital music bagi pelanggan Indihome juga bebas streaming musik selama 12 bulan dan mendapatkan gratis perlindungan antivirus Trend Micro selama 3 bulan. Streaming musik disediakan oleh Melon (melon.co.id) yang mempunyai lebih dari 10 juta lagu. Bagi pelanggan berminat, tersedia pilihan bebas download secara add on.

Ketujuh, adalah layanan panggilan langsung internasional atau global call.  Paket layanan Global Call disediakan dalam 5 jenis agar pelanggan bisa memilih sesuai dengan negara tujuan favoritnya masing-masing. Sebagai contoh paket Global 1, dengan negara tujuan USA, Kanada, Tiongkok, Hongkong, Korea Selatan, cukup dengan Rp 50 ribu bisa melakukan panggilan selama 100 menit dalam kurun waktu 1 bulan.

Komponen kedelapan dari Indihome adalah home automation. Layanan ini dikembangkan untuk memberikan kenyamanan di rumah bagi pelanggan Indihome. Salah satu bentuk layanannya adalah surveillance camera yang berbasis koneksi internet. Sehingga surveillance camera tersebut bisa dipantau dari berbagi lokasi menggunakan aplikasi mobile.

“Kami terus berkembang seiring kebutuhan dan keinginan pelanggan. Fasilitas tambahan yang terus dikembangkan diantaranya layanan M2M yang memungkinkan pelanggan untuk mengendalikan perangkat rumah tangga seperti AC, pemanas air, lampu dan lain-lain melalui smartphone,” pungkasnya.(dn)