Pendapatan Finnet Lampaui Target di 2014

Ilustrasi (dok)

JAKARTA (IndoTelko) – PT Finnet Indonesia (Finnet) berhasil mendapatkan pendapatan Rp 554 miliar sepanjang 2014 atau naik 150% dibandingkan periode 2013 sebesar Rp 216 miliar. (Baca juga: Finnet optimistis lampaui target)

“Capaian pendapatan Finnet di 2014 melampaui target awal yakni Rp 432 miliar. Sedangkan keuntungan di 2014 sebesar Rp 67 miliar atau naik 55% dibanding 2013 sekitar Rp 44 miliar,” ungkap Direktur Utama Finnet Otong Iip kepada IndoTelko, kemarin.   

Diungkapkannya, pasokan utama pendapatan masih berasal dari bill payment, e-money, dan online payment. "Paling besar masih bill payment. Tapi yang lainnya terus tumbuh," katanya.

Dijelaskannya, bisnis baru yang digeluti perseroan seperti remitansi, e-money, dan Finpay sudah mulai berkontribusi. “Tahun ini kita bidik bisnis-bisnis baru ini bisa tumbuh diatas 300%,” paparnya.

Target 2015      
Lebih lanjut diungkapkannya, pada tahun 2015 perseroan membidik pendapatan sebesar Rp 2 triliun dengan  keuntungan Rp 100 miliar. Anak usaha Telkom ini menyiapkan belanja modal sekitar Rp 100 miliar.  

“Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) masing-masing 30% dan 50%, ini jauh diatas rata-rata industri,” katanya. (Baca juga: Finnet Ganti Logo)

Finnet didirikan Telkom dalam bentuk Joint Venture Company antara anak perusahaan Telkom yaitu Metra dengan PT Mekar Prana Indah (MPI) yang sahamnya dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia (YKBI). Adapun komposisi kepemilikan antara Metra dan MPI adalah masing-masing 60% dan 40%. Anak usaha Telkom ini bergerak di bidang sistem pembayaran elektronik.(id)