Lembaran Baru, Semangat Baru

Ilustrasi (dok)

JAKARTA (IndoTelko) - Tak terasa tahun sudah berganti tanpa bisa dihentikan. Sinar 2015 sudah beberapa hari kita nikmati membuka lembaran baru dan semangat baru.

Semangat baru diharapkan bisa menjadi bekal menjalani tahun 2015, khususnya bagi sektor Telekomunikasi, Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia, terutama dalam membangun ekonomi berbasis broadband.

Seperti diketahui, di sektor TIK masih banyak pekerjaan rumah harus dibereskan misalnya tentang rendahnya tingkat penetrasi Fixed Broadband, kecepatan dari akses internet yang rendah, atau belum meratanya infrastruktur TIK secara nasional.

Dalam hal bisnis juga ada isu yang harus dibereskan yakni masih mahalnya harga layanan di Indonesia dimana untuk koneksi 512 Kbps dibanderol sekitar Rp 600 ribu atau 23% dari pendapatan bulanan rumah tangga alias jauh lebih tinggi dari rata-rata pengeluaran untuk pendidikan dan kesehatan.

Belum lagi masalah belum berkualitasnya penggunaan dari koneksi internet. Di instansi pemerintah saja penggunaan internet lebih banyak untuk administrasi, belum menjadi bagian dari core bisnis sektor.

Padahal, Indonesia tahun ini memasuki pasar bebas ASEAN. Negeri ini tak bisa hanya mengandalkan bonus demografi dimana penduduk muda sebagai pengadopsi teknologi mencapai lebih 20% dari total populasi.

Jika kita lengah, potensial captive market berupa 4,5 juta PNS, 50 juta pelajar, 3 juta pendidik, dan 60 juta rumah tangga justru dinikmati oleh negara tetangga.

Kita harapkan semua tantangan ini bisa diatasi oleh semua pemangku kepentingan di sektor ini agar Indonesia yang berdulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong sesuai visi Trisakti benar-benar terwujud.

@IndoTelko