Diplomasi ala Rudiantara

Rudiantara (Dok)

Baru menduduki kursi panas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) dalam hitungan minggu,  Rudiantara sudah mulai bekerja dengan cepat.

Berbeda dengan menteri Kabinet Kerja lainnya yang melakukan blusukan atau sidak untuk memahami kondisi di lapangan, Pria yang akrab disapa RA ini lebih memilih langsung beraksi menyelesaikan masalah.

Salah satunya yang coba diselesaikan RA adalah masalah pemblokiran situs dan konten di dunia maya yang tak sesuai dengan moral dan budaya bangsa. Satu kasus pun diambil yakni blokir situs berbagi video, Vimeo, yang ditutup kala Tifatul Sembiring menduduki posisi Menkominfo.

Cara RA berdiplomasi lumayan mengejutkan yakni dengan menghubungi langsung pihak Vimeo dan mengajak Netizen untuk menyelesaikan masalah yakni mengakomodasi keinginan pemerintah dengan tetap menjaga kebebasan berinternet.

Hal ini bisa dikatakan sesuatu yang baru karena biasanya ketika suatu regulasi diwacanakan walau ada konsultasi publik biasanya waktunya mepet bagi masyarakat memberikan aspirasi.

Langkah RA mengajak Netizen terlibat dalam upaya pemblokiran ini bisa dikatakan juga sebagai edukasi bagi masyarakat yakni membuat suatu keputusan itu tidak bisa menyenangkan semua pihak dan harus belajar mengakomodasi kepentingan pihak lain atas nama demokrasi. Jika pun ada perbaikan, mungkin di sisi pilihan perwakilan yang dianggap bisa mewakili kepentingan semua pihak

Kita harapkan aksi membuka partisipasi aktif dari pemangku kepentingan ini dilanjutkan, terutama dalam upaya mencipatakan kedaulatan berinternet di  Indonesia mengingat 80% akses yang dilakukan masih ke konten luar negeri.

@IndoTelko