Indosat Dukung Rekrutmen Donor Darah Online

Seremoni donor darah online (Dok)

JAKARTA (IndoTelko) - Untuk memenuhi target kebutuhan darah secara nasional sebesar 4,8 juta kantong, Palang Merah Indonesia (PMI) terus meningkatkan pelayanan donor darah, terutama dalam menjaring pendonor darah sekaligus menjaga keberadaan Donor Darah Sukarela (DDS).

Upaya menjaring pendonor ini dilakukandengan membuat terobosan yaitu rekrutmen donor melalui sistem informasi online Ayo Donor dan aplikasi bloodbook.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menjelaskan, terobosan ini dilakukan dalam rangka untuk mencari pendonor darah yang sehat agar mendapatkan kualitas darah yang aman dari berbagai penyakit.

“Trend masyarakat yang melakukan donor darah meningkat yaitu 41% di tahun 2012 dengan sumbangan darah sebesar 70% secara nasional. Upaya meningkatkan jumlah pendonor ini terus kami lakukan, terutama dalam mencari donor darah sukarela yang rutin menyumbangkan darah. Dengan adanya pendonor darah yang rutin, maka kemungkinan PMI mendapatkan kualitas darah yang baik lebih besar sehingga kualitas darah yang didapat juga lebih baik dan aman dari penyakit,” jelasnya.

Dalam menjaring donor darah sukarela, PMI menggandeng mitra kerjanya yaitu PT Indosat dan Agensi Periklanan Leo Burnett untuk membuat sistem informasi Ayo Donor dan bloodbook. Informasi yang diberikan dalam Ayo Donor dan bloodbook membantu PMI meningkatkan jumlah pendonor melalui sarana online.

Sebagai bagian dari komitmen sosial dan perkembangan teknologi informasi, dimana saat ini masyarakat semakin menghendaki informasi yang sifatnya online, Indosat mendukung program donor darah PMI dengan mengembangkan sistem informasi web-based Ayo Donor.

Dengan mengakses website www.ayodonor.pmi.or.id, masyarakat akan semakin mudah mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat terkait lokasi untuk melakukan donor darah, informasi stok darah yang tersedia di UDD PMI seluruh Indonesia.  

“Kami berharap program ini dapat mendukung PMI untuk mempermudah masyarakat dalam berpartisipasi untuk kegiatan donor darah,” kata President Director & CEO Indosat Alexander Rusli.

Ayo Donor memuat informasi tentang pelayanan donor darah yang real time, termasuk informasi stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI se-Indonesia dan lokasi donor darah di kabupaten/kota di Indonesia, sehingga akan lebih memudahkan masyarakat menjadi pendonor dan mencari kantong darah. Di dalam situs Ayo Donor ini, masyarakat dapat mengetahui kegiatan terkini dari PMI terkait donor darah.

Untuk menjaring pendonor muda, PMI berkolaborasi dengan Agensi Periklanan Leo Burnettmembuat aplikasi donor darah “bloodbook”.

“Bloodbook bukan sekedar sebuah aplikasi, tapi aplikasi yang menjawab kebutuhan dan kepentingan orang banyak,” kata Managing Director Leo Burnett Anne Ridwan.

Seperti halnya Ayo Donor, aplikasi bloodbook mendorong masyarakat untuk menjadi donor darah sukarela, terutama menjadi donor darah pengganti untuk membantu orang lain yang membutuhkan darah melalui jejaring pertemanan Facebook.

“Bloodbook mempertemukan orang yang membutuhkan darah dengan para pendonor yang merupakan teman kita sendiri. Jadi melalui bloodbook, kita tidak perlu ragu lagi untuk menolong dan memberikan darah kita kepada orang lain,” jelasnya.(ps)