Telkom akan Monetisasi Menara Telkomsel

Ilustrasi (Dok)

JAKARTA (IndoTelko) – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) bersiap untuk aksi monetisasi sekitar 14 ribu menara yang dimiliki anak usahanya, Telkomsel, di masa mendatang.

“Kami akan meningkatkan nilai aset (unlock value) menara milik Telkomsel. Tetapi itu setelah proses mencari mitra strategis untuk PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) yang mengelola sekitar 4 ribu menara selesai,” ungkap Direktur Inovasi dan Portofolio Strategis Telkom, Indra Utoyo, kemarin.

Diungkapkannya, sejauh ini Telkom menjalin komunikasi dengan pemilik saham lainnya di Telkomsel yakni SingTel guna mengaji langka terbaik untuk monetisasi menara yang dikuasai penguasa seluler itu.  Pasalnya,  35%  saham Telkomsel dimiliki SingTel. “Kita harapkan masalah unlocking value untuk menara Telkomsel ini bisa selesai pada kuartal I atau kuartal II 2014,” katanya.

Sekadar diketahui, Telkom sejak 2009 telah memiliki rencana untuk melakukan monetisasi menara yang dimiliki Telkomsel. Keunggulan dari menara yang dmiliki Telkomsel adalah bisa diisi oleh empat penyewa sehingga tenancy ratio lumayan tinggi.

Jika satu menara diisi oleh empat penyewa, omzet yang diraih bisa  mencapai Rp 2,1 miliar per bulan. Telkom telah berulangkali bernegosiasi dengan SingTel agar menara milik Telkomsel dilepas dan dikelola oleh Mitratel.

Namun, perkembangan terbaru Telkom memutuskan menaikkan dulu value dari Mitratel dengan mencarikan mitra strategis yakni pemain menara yang sudah tercatat di bursa.

Kabarnya,  dua perusahaan memiliki peluang besar menjadi mitra strategis Mitratel yakni  PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Rencananya Telkom akan melakukan pertukaran (swap) 49% saham Mitratel dengan saham mitra barunya nanti. Per akhir September 2013, nilai aset Mitratel tercatat Rp 4,93 triliun.(id)