Nokia Berhasil Tekan Kerugian di Kuartal II-2013

Ilustrasi (DOK)

JAKARTA (IndoTelko) – Nokia berhasil menekan kerugian yang dideritanya hingga kuartal kedua 2013 walaupun dari sisi pendapatan mengalami penurunan.

Dikutip dari situs perseroan, Nokia selama kuartal kedua 2013 menderita kerugian US$ 297 juta atau menurun dari periode sama tahun lalu sebesar US$1,7 miliar.

Pendapatan yang diraih Nokia selama kuartal kedua 2013 adalah  US$ 7,46 miliar atau turun sekitar 24% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar US$ 9,23 miliar.

Selama semester pertama 2013 total penjualan Nokia mencapai US$ 15 miliar atau turun 22% dibandingkan periode sama tahun lalu.
 
Penopang pendapatan Nokia diantaranya  dari penjualan Smartphone  sebesar US$ 2,02 miliar,  Feature phone (US$  3 miliar) dan layanan peta HERE sebesar US$ 371 juta.

Smartphone Lumia terjual sebanyak 7,4 juta unit selama kuartal kedua 2013 naik 32% dengan  average selling price (ASP) sekitar US$ 206. Sedangkan  Feature phone terjual  53,7 juta dengan ASP sekitar US$ 38.    

Nilai dan volume penjualan dari layanan dan perangkat mobile Nokia selama kuartal kedua 2013  turun di semua kawasan mulai Eropa, Timur Tengah dan Afrika, Cina, Asia Pasifik, Amerika Utara, hingga Amerika Latin.

Penurunan volume penjualan terbesar terjadi di pasar Cina yang mencapai 48% , kemudian Asia Pasifik dan Amerika Latin 29%. Nokia rencananya akan lebih fokus dalam mengembangkan ponsel dan berencana memberhentikan sekitar 440 karyawan di divisi tersebut.
 
Sementara itu dari kinerja Nokia Siemens Networks (NSN) masih belum bisa bangkit walaupun dari sisi arus kas mulai ada perbaikan.Pendapatan NSN selama kuartal kedua 2013 sebesar US$ 3,65 miliar atau turun 17% dibandingkan periode sama taun lalu. Pemicunya adalah adanya divestasi dan melemahnya permintaan di Eropa, Jepang, dan  China.  

“Kinerja kami terus menunjukkan sinyal perbaikan baik itu di NSN atau bisnis ponsel,” kata CEO Nokia Stephen Elop.

Pasar saham sendiri merespons negatif kinerja dari Nokia dengan turunnya nilai saham sekitar 4% usai pengumuman, kemarin.(ss)