Gairah Telkom bawa UKM di Parapat go digital

08:53:52 | 08 Sep 2017
Gairah Telkom bawa UKM di Parapat go digital
RKB Parapat (foto Tono)

PARAPAT (IndoTelko) – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) terus membangun Rumah Kreatif BUMN sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Kementrian BUMN meningkatkan kemampuan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) meraih pasar global.

Adalah kawasan Kabupaten Simalungun, tepatnya di wilayah Parapat, persis satu area dengan Plasa Telkom Parapat.  Berdiri pada 1 Agustus lalu, RKB satu ini memiliki potensi yang cukup besar.  Hal ini nampak saat Tim IndoTelko berkesempatan berkunjung ke Parapat. 

Belum genap sebulan RKB ini berdiri, sudah tercatat sekitar 10 UKM yang nampak berminat meningkatkan kualitas unit kerajinan yang digelutinya.  Apalagi di kawasan yang sangat dekat dengan pelabuhan penyeberangan Danau Toba menuju Samosir ini banyak berdiri UKM-UKM yang masih sangat mungkin untuk dikembangkan dan diajak untuk lebih maju lagi.

Hal ini dikatakan Dedi Budiman, pengelola RKB Parapat.  Pemuda asli Simalungun ini menjelaskan bahwa kawasan Parapat dan sekitarnya memang merupakan area pengrajin-pengrajin dalam sebuah usaha kecil dan menengah di rumahan.

“Kami akan fokus ke Parapat dulu. Saat ini sudah 10 UKM yang berminat.  Kalau sudah maksimal di Parapat, baru bisa memikirkan tempat lain,” katanya kepada IndoTelko beberapa waktu lalu.  Pengrajin di sekitaran Parapat kebanyakan memproduksi kerajinan tangan berupa souvenri sebagai oleh-oleh khas Parapat atau Toba.  Pun makanan ringan seperti keripik, menjadi salah satu oleh-oleh khas Parapat. 

Fasilitas lengkap

Seperti RKB lainnya yang sudah lebih awal berdiri.  RKB Parapat juga memiliki fasilitas standar layaknya RKB.  Perangkat komputer berikut koneksi internet cepatnya, ruang diskusi dan pengajaran, etalase produk, studio mini sebagai tempat pemotretan produk-produk, dan lain sebagainya. 

Para pelaku UKM di kawasan ini sebenarnya sudah memiliki komunitas sendiri yang di gagas Telkom sebelumnya.  Komunitas inilah yang akan di bawa untuk lebih maju lagi dalam naungan RKB.

Potensi Geografis

Wilayah Kabupaten Simalungun ini memiliki 31 kecamatan.  Sejumlah kecamatan tersebut tersebar di wilayah Simalungun yang memiliki luas hingga 4386 km persegi.

Menurut Jason Hutajulu, Penanggungjawab Telkom Parapat, luasnya wilayah Simalungun ini menjadi satu kendala untuk pengembangan pembinaan UKM hingga luar wilayah Parapat di RKB ini.  “Jarak antar kecamatan cukup jauh.  Kebutuhan kendaraan operasional sepertinya sudah jadi keharusan untuk nantinya memperluas jangkauan ke luar Parapat,” kata Jason.

Jason Hutajulu

Dijelaskan Jason yang merupakan putra asli Parapat ini, masyarakat sekitar Parapat merupakan masyarakat pengrajin.  Berbagai kerajinan di produksi meski pemasarannya masih tradisional.  Beberapa produksi kerajinan di kawasan tersebut antara lain kain ulos, makanan, kerajinan kecil sebagai oleh-oleh, dan sebagainya.

Kerajinan Samosir

Tak jauh dari kawasan Parapat adalah Samosir.  Di pulau ini ternyata terpendam seorang pengrajin kayu yang juga merupakan bagian dari UKM binaan Telkom.

Estontamba, yang mengaku mewarisi keahlian memahat kayu dari orang tuanya.  Ia mengklaim saat ini penjualannya sudah menyasar pasar di luar Sumatera Utara bahkan hingga pulau Jawa. 

Ada yang unik dari seorang Eston.  Pria Batak asli Samosir ini memproduksi kerajinan ukiran  kayunya secara manual.  “Saya tidak suka pakai mesin atau alat lainnya.  Cukup palu dan pahat,’ katanya.

Ia mengaku sesekali dihubungi pembeli yang entah datangnya dari mana. Pembeli tersebut datang dari luar Sumatera dan tahu kontak ponselnya.  “Teknologi telekomunikasi yang menjadikan hal ini lebih mudah," tambah Eston.

Pelaku UKM layaknya Eston ini lah sepertinya yang bisa dijadikan sebagai target untuk diajak bergabung ke dalam RKB. Di sana mereka akan dibuat selangkah bahkan lebih untuk bisa lebih maju lagi. 

Teknik kemasan, staregi berjualan, hingga berjualan online akan mereka terima ilmunya dari para pembicara di RKB.  Dan bukan tidak mungkin Telkom pun akan membangun RKB nya lagi di Samosir, untuk Indonesia  (sg) 

telkom DBS / liputan khusus
Baca Juga:
telkom DBS / liputan khusus
telkom DBS / liputan khusus
More Stories
herdy3-tlkm
ibdr-tlkm
tlkm-ibd17
jks-tlkm
kemenpora-tlkm
ra-ajs-tlkm
crisis-tlkm
mnjsat1-tlkm
ylki-tlkm
sattlkm-tlkm1
luwut-tlkm
sapi-tlkm
rini-ajs-tlkm
rudi-ajs-tlkm
teknisi-tlkm2a
teknisipantau-tlkm
teknisi-tlkm1a
dianbca1-tlkm
ajjsat-tlkm
ujangsat-tlkm
tlkm-bankaceh
tlkm-balkondes
tlkm-mdrnplk
upaca-tlkm
ajslmb-tlkm
dgtr-tlkm
tlkm-askrindo
bclntn-tlkm
liran-tlkm
asasea-tlkm
tlkm-difabel
tlkm-mcity
tlkm-walk
tlkm-sentul
smsmus-tlkm
smnt-tlkm
csrd-tlkm
csrday-tlkm
indi20tlkm
robotic-tlkm
tlkm-52
teknisibaris-tlkm
harry1-tlkm
zulhelfi-tlkm
mudik-tlkm
semenca-tlkm
marundasto-tlkm
teknisi-tlkminfra
finnetstev-tlkm
tlkm-berbagi
telkom DBS / liputan khusus
 
Muhammad Awaluddin
Rubrik ini diasuh oleh Chairman of Indonesia Digital Society Forum (IDSF) yang juga Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) 2013-2015, Muhammad Awaluddin.

Awaluddin juga penulis Buku Digital EntreprenuerShift dan Digital ChampionShift.

Pembaca bisa bertanya seputar cara mengelola bisnis dan solusi-solusi Teknologi Informasi untuk transformasi digital melalui email ke alamat Redaksi@IndoTelko.id

Pengasuh akan menjawab setiap email yang masuk melalui sub kanal ini dari setiap pertanyaan yang masuk.

Jangan lupa cantumkan alamat sesuai KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi di email.

telkom DBS / liputan khusus
 
()