Telkom optimalkan RKB untuk bawa UKM go digital

04:03:27 | 22 Sep 2017
Telkom optimalkan RKB untuk bawa UKM go digital
Direktur Wholesale & Internasional Service Telkom Abdus Somad Arief (kedua dari kanan) bersama Staf Khusus Kementerian BUMN bidang Rumah Kreatif BUMN (RKB) Asmawi Syam (tengah) dan Ketua Forum Pelaksana RKB Tri Gunadi (paling kanan) saat mengunjungi stand UMKM Belimbing milik Harjianto (paling kiri) di Rumah Kreatif BUMN di IBD Expo, Kamis (21/9) di Jakarta.(ist)

JAKARTA (IndoTelko) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) terus mengoptimalkan keberadaan Rumah Kreatif BUMN (RKB) untuk meningkatkan wawasan dan daya saing para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM)agar bisa go digital dan global.

Operator pelat merah ini memanfaatkan pelatihan operasional pemasaran online dan listing penjualan produk di situs eCommerce Blanja.com bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia menembus pasar global di era digital.

Direktur Wholesale & Internasional Service Telkom Abdus Somad Arief menjelaskan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bidang telekomunikasi digital, TelkomGroup berkomitmen mendukung penuh peningkatan kualitas UMKM Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital.

“TelkomGroup mendukung penuh digitalisasi UMKM di Indonesia dengan infrastruktur ICT yang menjangkau seluruh nusantara dengan akses global, sehingga memungkinkan para pelaku UMKM di seluruh Indonesia, khususnya UMKM binaan RKB BUMN, untuk mulai menjalankan bisnisnya dengan memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, dari sisi aplikasi, TelkomGroup juga  terus mendorong implementasi pengelolaan UMKM berbasis aplikasi digital serta membantu listing produk-produk UMKM di situs eCommerce Blanja.com,” jelas pria yang akrab disapa ASA saat ditemui dalam konferensi pers di pameran Indonesia Business Development (IBD) Expo 2017 di Jakarta Convention Center, Kamis (21/9).

Dalam setiap pengelolaan RKB BUMN, UMKM akan melalui 3 tahap mulai dari Go Modern, Go Digital, dan Go Online.

Go Modern dimulai dari bimbingan registrasi di situs www.rkb.id, standarisasi produk, serta pelatihan pengelolaan branding. Setelah itu, pelaku UMKM masuk ke tahap Go Digital untuk mendapatkan pelatihan implementasi apps digital, social media dan otomatisasi produk.

Tahapan terakhir adalah Go Online dimana para pelaku UMKM mendapatkan pelatihan mengenai pembuatan website, listing di situs e-commerce Blanja.com, serta pelatihan marketing dan motivasi tentang bagaimana tumbuh dan menginspirasi UMKM lainnya.

Hingga saat ini, terdapat total 441.514 UMKM RKB BUMN, dimana 434.081 UMKM diantaranya telah Go Modern, 7.433 UMKM diantaranya telah Go Digital, dan 6.032 UMKM telah Go Online.

ASA melanjutkan, para pelaku UMKM di berbagai daerah memberikan respon positif berdirinya RKB. “Sejak mulai RKB mulai dibangun oleh BUMN di tahun 2016 lalu, hingga saat ini terdapat 441.514 UMKM yang telah terdaftar di seluruh RKB BUMN. Hal ini menunjukkan antusiasme para pelaku UMKM, dengan produk unggulan masing-masing, mereka ingin meningkatkan kompetensi dan kualitas UMKM agar mampu bersaing secara global,” ungkap ASA.

Sampai dengan September 2017, Telkom telah membangun 37 RKB di seluruh Indonesia yang telah membina 2.857 UMKM. Sebanyak 3.549 produk UMKM binaan RKB Telkom telah terdaftar di Blanja.com. Selain itu, UMKM binaan RKB Telkom juga telah melakukan lebih dari 3.500 transaksi di Blanja.com dengan total transaksi senilai Rp 473,3 Juta.

Pendirian dan pengelolaan RKB oleh BUMN merupakan salah satu wujud sinergi BUMN untuk menggali potensi UMKM Indonesia sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional. RKB juga merupakan bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri yang diinisiasi oleh Kementrian BUMN sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Melalui RKB, diharapkan para pelaku UMKM di Indonesia dapat semakin berkualitas serta memiliki akses di kancah global.(id)

telkom DBS / liputan khusus
Baca Juga:
telkom DBS / liputan khusus
telkom DBS / liputan khusus
More Stories
mmnan-tlkm
palanta-tlkm
bktzul-tlkm
rkbbau-tlkm
pgri-tlkm
dilo17-tlkm
tlkm-suliv
rkbpakam-tlkm
disi-tlkm
digisum-tlkm
tlkm-tsgn
mkdigital-tlkm
ihundi-tlkm
cent-tlkm
wico1-tlkm
readscn-tlkm
ajssum-tlkm
tlkm-landmark
kbumn-tlkm
tlkm-wplace
nantakurasi-tlkm
tlkm-taspen
sulbar-tlkm
herdy4-tlkm
iwapitek-tlkm
tlkm-tni
winsocio-tlkm
poskoagung-tlkm
herdy3-tlkm
ibdr-tlkm
tlkm-ibd17
jks-tlkm
kemenpora-tlkm
ra-ajs-tlkm
crisis-tlkm
mnjsat1-tlkm
ylki-tlkm
sattlkm-tlkm1
luwut-tlkm
sapi-tlkm
rini-ajs-tlkm
rudi-ajs-tlkm
teknisi-tlkm2a
teknisipantau-tlkm
teknisi-tlkm1a
dianbca1-tlkm
ajjsat-tlkm
ujangsat-tlkm
tlkm-bankaceh
tlkm-balkondes
telkom DBS / liputan khusus
 
Muhammad Awaluddin
Rubrik ini diasuh oleh Chairman of Indonesia Digital Society Forum (IDSF) yang juga Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) 2013-2015, Muhammad Awaluddin.

Awaluddin juga penulis Buku Digital EntreprenuerShift dan Digital ChampionShift.

Pembaca bisa bertanya seputar cara mengelola bisnis dan solusi-solusi Teknologi Informasi untuk transformasi digital melalui email ke alamat Redaksi@IndoTelko.id

Pengasuh akan menjawab setiap email yang masuk melalui sub kanal ini dari setiap pertanyaan yang masuk.

Jangan lupa cantumkan alamat sesuai KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi di email.

telkom DBS / liputan khusus
 
()