blanja
telkomsel halo
finnet KTM

Konvensi IAE ITB 2017 sajikan “Clash of the Titans”

12:27:40 | 17 Jul 2017
Konvensi IAE ITB 2017 sajikan “Clash of the Titans”
Dian Siswarini dan Ririek Adriansyah (dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Konvensi Ikatan Alumni Elektro Institut Teknologi Bandung (IAE ITB) 2017 akan menyajikan pertarungan lumayan seru antara dua kandidat yang bertarung untuk posisi Ketua Umum IAE ITB 2017-2021.

Clash of the Titans alias pertarungan dua raksasa bisa dikatakan disuguhkan oleh para kandidat. Kandidat nomor urut satu adalah Dian Siswarini. Sedangkan kandidat nomor urut dua adalah Ririek Adriansyah.

Dian adalah alumni jurusan elektro ITB angkatan 1986, sementara Ririek angkatan 1982. Dian atau akrab dikenal dengan DS adalah Presiden Direktur XL Axiata, operator seluler nomor tiga terbesar di Indonesia. Sementara Ririek alias RA adalah Presiden Direktur Telkomsel, penguasa pasar seluler di Tanah Air.

Keduanya akan memperebutkan kursi ketua umum yang akan ditinggalkan Abdus Somad Arief. Pria yang akrab disapa ASA ini adalah Direktur Wholesale & Internasional Service (WINS) Telkom.

Pemilihan Umum untuk Ketua Umum IAE ITB ini rencananya akan digelar pada 23 Juli mendatang.

Jurusan Teknik Elektro memang dikenal meluluskan Sumber Daya Manusia (SDM) tangguh bagi industri telekomunikasi nasional. Nama seperti Hasnul Suhaimi (mantan Presiden Direktur XL Axiata), M Danny Buldansyah (Wadirut Tri Indonesia), Suhono Harso Supangkat (Tokoh Smart City Indonesia), dan banyak lainnya adalah hasil kampus yang bermarkas di Bandung itu. Dalam buku alumni IAE ITB diperkirakan ada sekitar 3.500 alumni dari jurusan ini dan berkarya di berbagai perusahaan serta instansi.

“Saya dapat amanah diminta maju dari arus bawah dan atas,” kata Ririek dalam pesan singkatnya ke IndoTelko, Senin (17/7).

Sekjen Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomunikasi Indonesia-ITB (PIKERTI-ITB) yang juga alumni Teknik Elektro  ITB M Ridwan Effendi mengatakan IAE ITB sampai saat ini telah menjadi Ikatan Alumni yang terdepan diantara Ikatan Alumni Jurusan lainnya di ITB.

“Banyak hal yang sudah dicapai kepengurusan sebelumnya, yang tidak mungkin tercapai tanpa partisipasi seluruh teman-teman Alumni Elektro ITB tercinta,” katanya dalam pesan singkat ke IndoTelko, Senin (17/7).

Diharapkannya, Ketua IAE ITB 2017-2021 bisa mengedepankan Diversity, Sinergi dan harmoni. Diversity dalam mengadakan program yang lebih beragam dan melibatkan seluruh teman-teman IAE ITB.

Sinergi dalam merangkul seluruh Alumni Elektro ITB dengan pilar Academy, Business and Government di sektor ICT, Energy, Oil&Gas, Finance, dan lainnya. Harmoni dalam menjaga kontinuitas program IAE yang sudah berjalan dengan baik sebelumnya.

“Dengan Diversity, Sinergi dan Harmoni, kesinambungan program IAE yang ada akan bisa dipertajam, program2 baru diadakan, dan seluruh Alumni Elektro ITB dalam dilibatkan. Rangkul yang lama, sambut yang baru untuk selaraskan langkah,” katanya.

Alumni Teknik Elektro ITB lainnya Yadi Heryadi mengaku mendukung Ririek mamu sebagai Ketua Umum di periode mendatang.

“Program kerjanya lebih jelas, terukur targetnya, Key Performance Indicator (KPI) nanti sebagai ketua juga akan sangat mudah dinilai. Yang penting lagi tim pendukungnya solid,  terbukti hampir di semua kegiatan IAE mereka hadir.  Sunatan masal IAE kemarin buktinya, hampir semuanya adalah tim sukses atau pendukung RA.  Pokoknya RA wae-lah,” katanya.(dn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-Roaming-Costs-v2.jpg
More Stories
telkom sigma
smartfren