blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Motorola andalkan Moto Mods goyang dominasi Samsung

09:00:22 | 16 Mar 2017
Motorola andalkan Moto Mods goyang dominasi Samsung
Managing Director Lenovo-Moto Smartphones Indonesia, Adrie R. Suhadi (SG)
telkomtelstra januari - maret
LEMBANG (IndoTelko) – Baru setengah tahun diluncurkan secara resmi di pasar dunia, Moto Z yang merupakan varian ponsel premium keluaran Motorola Indonesia sudah terjual lebih dari 3 juta unit. 

Hal ini dikatakan Managing Director Lenovo-Moto Smartphones Indonesia, Adrie R. Suhadi dalam sebuah acara bertajuk “ModsVenture In A Snap” kemarin malam (15/3).

Dikatakan Adrie, perkembangan penjualan seri Moto Z di Tanah Air cukup unik.  “Moto Z itu yang bikin seru adalah modularnya.  Sampai saat ini modularnya habis terjual,” jelasnya.  

Diceritakan Adrie, modular yang paling laku adalah Projector Mod.  “Ini unik, justru modular yang laku dan diminati adalah modular yang berharga paling mahal, yakni Rp.4,5 jutaan,” katanya.  Sampai saat ini stock modular Projector tidak tersedia. 

Bahkan Adrie menambahkan, selain Projector Mod, Hasselblad True Zoom Mod juga sempat habis di pasar.  Kamera berkemampuan 10 kali optical zoom dengan lampu tambahan Xenon Flash, menurutnya juga diminati pengguna. 

Hal ini pun diamini Anwar yang mewakili Oktagon sebagai salah satu distributor Hasselblad True Zoom Mod.  Dikatakan Anwar, peminat Hasselblad di luar dugaannya.  Sampai saat ini, dalam waktu 1,5 bulan, Oktagon telah menjual 100 unit Hasselblad.

12 mods setahun

Keseriusan Motorola dalam mengembangkan teknologi anyar lewat moto Mods tidak bisa dianggap main-main.  Menurut Adrie, dalam setahun, Moto akan mengeluarkan setidaknya 12 mods.  “Mods akan kompatibel untuk 3 generasi.  Ini bukti bahwa Motorola serius dalam mengembangkan modular ini,” tegasnya.

Sempat terjadi perbedaan harga Moto Z di pasar Indonesia, Adrie mengeluhkan masih adanya ponsel BM.  “Ponsel BM yang merusak harga di pasar.  Itu perbuatan distributor yang membeli ponsel dari negara luar tanpa pajak,’ katanya.  “Pemerintah memang menekankan TKDN, tapi hadirnya ponsel lewat pasar tidak resmi belum ditindak serius oleh pemerintah,” katanya.

Saat ditanya kompetitor sepadan untuk Motorola, Adrie menjawab tegas Samsung.  Menurutnya, Motorola tidak bisa dibandingkan dengan merek-merek asal Tiongkok. 

Dikatakannya, Moto kelasnya mesti disejajarkan dengan Samsung.  “Lain halnya dengan Lenovo yang bisa dibandingkan dengan ponsel-ponsel asal Tiongkok atau pun Korea,” katanya. (sg)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-IMS-Core-Android_300x250.jpg
More Stories
telkom sigma
smartfren
kerjasama CSI
kerjasama CSI