blanja.com
telkomsel halo

Trik mengatasi "Cloaking"

10:33:45 | 11 Aug 2017
Trik mengatasi
ilustrasi
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Belakangan ini marak sekali penyebaran informasi yang keliru dan informasi yang memiliki motif finansial yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga menyesatkan banyak orang.

Salah satu platform yang banyak digunakan untuk penyebaran informasi ini adalah jejaring sosial Facebook.

"Kami terus melakukan berbagai cara untuk menyingkirkan mereka dari Facebook, sehingga apa yang dilihat orang setelah mereka mengklik sebuah iklan atau postingan akan sesuai dengan ekspektasi mereka," kata Product Management Director and Bobbie Chang, Software Engineer Facebook Rob Leathern dalam keterangannya, kemarin.

Dikatakannya, Bbeberapa pelaku yang melakukan pelanggaran ini menggunakan teknik yang dikenal sebagai “cloaking” untuk menghindari proses tinjauan Facebook dan menunjukkan konten yang melanggar Standar Komunitas dan Kebijakan Iklan Facebook kepada orang-orang.

Dalam hal ini, para pelaku pelanggaran tersebut menyamarkan destinasi sebenarnya dari sebuah iklan atau postingan, atau konten yang sebenarnya dari sebuah halaman, untuk melewati proses tinjauan Facebook. C

ontohnya, mereka akan membuat halaman website tertentu sehingga ketika seorang peninjau Facebook mengklik tautan untuk mengecek apakah konten tersebut sesuai dengan kebijakan kami, mereka akan dibawa ke halaman website yang berbeda dengan saat yang orang yang menggunakan aplikasi Facebook mengklik tautan yang sama.

Halaman website yang sering melakukan penyamaran termasuk pil diet, pornografi, dan tipuan untuk membentuk otot, membuat pengalaman negatif dan mengganggu bagi orang banyak.

Dikatakannya, Facebook akan berkolaborasi dengan perusahaan lainnya di industri untuk menemukan cara-cara baru dalam mengatasi hal ini dan menghukum pelakunya.

"Selama beberapa bulan terakhir, kami telah melakukan peningkatan untuk peraturan iklan, postingan dan Pages, dan telah meningkatkan kebijakan kami untuk menghilangkan praktek tersebut secara eksplisit. Kami akan melakukan blokir terhadap iklan atau Pages yang ditemukan melakukan penyamaran dari platform kami," katanya.

Mengidentifikasi cloaking
Facebook menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence dan telah mengembangkan proses tinjauan manusia untuk membantu mengidentifikasi, menangkap, dan memverifikasi cloaking.

Facebook kini bisa mengobservasi secara lebih baik perbedaan dari tipe konten yang disajikan untuk orang yang menggunakan aplikasi dibandingkan dengan sistem internalnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, langkah ini sudah berhasil menangkap ratusan pelaku pelanggaran dan menghalangi insentif ekonomi mereka karena menyesatkan banyak orang.

"Kami melihat cloaking sebagai sesuatu yang memang disengaja dan digunakan untuk menipu, dan kami tidak akan mentolerir hal tersebut di Facebook. Kami akan menghapus Page yang melakukan interaksi cloaking. Sebaliknya, Pages tidak akan melihat perubahan untuk trafik kunjungan website atau referral traffic mereka," pungkasnya.(pg)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-IMS-Core-Android_300x250_okt.jpg
More Stories
telkom sigma
kerjasama CSI
kerjasama CSI